Berita Terbaru :
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek
Mataraman  Rabu, 12-06-2019 | 20:00 wib
Reporter : Simon, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Lebaran ketupat atau kupatan dilakukan masyarakat Islam di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Namun ada yang unik dengan tradisi yang digelar di Durenan, Trenggalek, suasana perkampungan pada lebaran ke-8 justru tampak lebih ramai dibanding 1 syawal, hiruk pikuk dan lalu lalang kendaraan memadati seluruh jalan di wilayah paling timur di Kabupaten Trenggalek ini. Warga saling berkunjung ke rumah sanak-saudara serta tetangga untuk bersilaturrahmi dan saling bermaaf-maafan, di setiap rumah di sediakan hidangan ketupat dan aneka lauk-pauk secara gratis.

Dalam perayaan ini, aneka kegiatan digelar seperti kirap kupat dan berebut tumpeng ketupat raksasa, perayaan ini merupakan bentuk rasa syukur warga setelah enam hari melaksanakan puasa sunnah syawal.

Yang tak kalah menarik, dalam kegiatan ini para pengunujung juga bisa menikmati pesta ketupat gratis yang disediakan di masing-masing rumah warga.

Pengasuh Pondok Pesantren Babul Ulum, Durenan, KH. Abdul Fattah Muin, mengatakan, warga dari berbagai penjuru daerah berkumpul di wilayah durenan mulai pagi hingga malam hari.

Selama enam hari sebelumnya, sebagian warga lokal tidak menggelar open house seperti lebaran pada umumnya. Tidak hanya warga Trenggalek, namun masyarakat dari berbagai kota di sekitarnya juga memilih berlebaran ke durenan pada saat kupatan.

Sementara, bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan,tradisi kupatan di durenan tidak pernah luntur oleh hingar bingar perkembangan zaman, meski tanpa disuguhi dengan aneka hiburan maupun pertunjukan.





Berita Terkait

Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer

Gebyar Ketupat Trenggalek Berlangsung Meriah

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  3 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  3 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  2 jam

Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Olah Raga  2 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber