Berita Terbaru :
Mobil Combat Laboratorium Sudah di Surabaya dan Akan Ditambah 1 Unit
Sebanyak 308 Pedagang Jalani Rapid Test, 2 Diantaranya Reaktif Covid-19
Gus Mamak : Ponpes Perlu Pehatian Pemerintah Hadapi Era New Normal
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Lebaran Ketupat, Warga Desa di Pasuruan Sulap Sungai Jadi Kolam Renang
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-06-2019 | 18:00 wib
Reporter : Abdul Mahid
Pasuruan pojokpitu.com, Biasanya momen hari raya ketupat atau lebaran ke 7 dimanfaatkan oleh warga untuk berwisata ke tempat-tempat yang indah dan mahal. Namun tidak dengan warga desa di Pasuruan, moment hari raya ketupat justru dimanfaatkan dengan menyulap sungai menjadi kolam renang.

Tak heran bila kolam dadakan ini menjadi tempat wisata dadakan bagi anak-anak mau pun orang dewasa. Lebih asyiknya lagi, para orang tua dan warga membagi ampau dengan dilempar ke sungai yang direbut oleh anak-anak. Acara ini sudah berlangsung selama empat tahun atau selama hari ketupat saja.

Seperti sungai yang disulap menjadi kolam dadakan yang dibuat oleh warga Desa Mulyorejo Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, untuk mengisi moment hari raya ketupat atau lebaran ke 7.

Sejumlah anak- anak dan orang dewasa asyik berenang layaknya ditempat wisata pemandian pada umumnya. Dengan menggunakan ban karet, mereka berenang di aliran sungai yang sebelumnya di hilir sudah bendung.

Serunya lagi, saat warga dan para orang tua membagikan ampau dengan melempatkan ke sungai yang selanjutnya diperebutkan para anak- anak dan pengunjung lainnya.

Adanya kolam dadakan ini anak- anak dan orang tua mengaku senang, karena selain membuat anak- anak aman juga mengurangi biaya mahal jika datang ke tempat- tenpat wisata padaa saat moment lebaran seperti saat ini.

Menurut warga setempat, Hafid, menyulap sungai menjadi kolam renang saat hari raya ketupat atau lebaran ke 7, untuk membuat family yang datang dari berbagai daerah senang dan bisa menikmati momen lebaran meski sederhana.

Untuk mandi di kolam dadakan ini, para pengunjung tak perlu khawatir karena gratis dan rencananya, acara seperti ini akan terus diadakan setiap tahunnya pada setiap momen hari raya ketupat, sehingga akan meningkat perekonomian warga sekitar. (yos)


Berita Terkait

Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer

Gebyar Ketupat Trenggalek Berlangsung Meriah

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  11 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  9 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  8 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber