Berita Terbaru :
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
Kemenko PMK Tinjau Ruang PUPR Untuk Pasien Suspect Covid 19
3 Terdakwa TPA Winongo Divonis 5 Tahun Penjara
Demo Mahasiswa Didepan Kantor Bupati Berujung Ricuh
   

KPK Kejar Tersangka Syamsul Nursalim di Singapura
Hukum  Rabu, 12-06-2019 | 15:21 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Pemilik Perusahaan Gajah Tunggal, Syamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim telah ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Namun hingga kini, KPK belum bisa menghadirkan dua tersangka tersebut lantaran berada di Singapura.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, berharap, kasus dugaan tindak pidana korupsi BLBI dengan tersangka Syamsul Nursalim dan istrinya Itjih segera rampung dan limpahkan ke persidangan.

Namun demikian, KPK tak menampik jika kasus ini banyak hambatan termasuk posisi dua tersangka Nursalim dan istrinya Itjih berada di luar negeri.

Menurut Saut, KPK sudah memberikan dua kali kesempatan agar para tersangka datang ke KPK untuk memberikan klarifikasinya. Namun hingga kini keduanya belum ada itikat baik.

Saat ini, KPK sudah melayangkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan atau spdp sejak tanggal 17 Mei 2019, kepada nursalim dan Itjih ke Singapura.

SPDP dikirim di tiga alamat di singapura yaitu the oxley,clum road, dan head office of giti tire. Sementara SPDP untuk Itjih dikediamanya Simprug Kebayiran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam kasus itu, KPK menduga negara dirugikan Rp 4, 58 trilun, terkait kewajiban yanh tidak dibayarkan Samsul Nursalim dalam pengambilaliham pengelolaan Bank Dagan Negara Indonesia (BDNI) oleh BPPN. (yos)



Berita Terkait

KPK Kejar Tersangka Syamsul Nursalim di Singapura
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  4 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  8 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  5 jam

Grebeg Mobil Bergoyang di Dekat Masjid Agung Tuban
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber