Berita Terbaru :
Laka Truk Bak Terbuka Mengangkut Belasan Penumpang Terguling, 2 Tewas Seketika
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Jual Gas Melon Diatas HET, 7 Pangkalan Disanksi Pertamina
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-06-2019 | 14:00 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Sebanyak 7 pangkalan resmi gas LPG 3 kilogram di Bondowoso, terkena sanksi Pertamina. Sanksi berupa pengurangan jatah penjualan setelah terbukti menjual gas melon diatas harga eceran tertinggi pada musim lebaran lalu.

Ke 7 pangkalan nakal tersebut diantaranya 2 di Kecamatan Maesan, 1 di Kecamatan Pujer, 2 di Kecamatan Curahdami, 1 di kecamatan bondowoso, serta 1 pangkalan Kecamatan Pakem.

Sanksi setelah terbukti menaikkan harga gas melon hingga mencapai Rp 20 ribu per tabung pada masa lebaran lalu. Padahal harga eceren tertinggi hanya Rp 16 ribu untuk setabung gas LPG 3 kilogram.

Menurut Suhartono Kepala Bidang Usaha Perdagangan Diskoperindag Bondowoso,  ditemukannya pangkalan nakal tersebut setelah pihak Pertamina bersama pemerintah daerah melaksanakan operasi pasar LPG secara terus-menerus. "Sedangkan sanksi untuk 7 pangkalan, kami akan mengurangi alokasi stok penjualan. Namun jika masih saja menjual diatas harga tertinggi maka sanksi akan ditingkatkan menjadi skorsing, hingga pemutusan hubungan usaha," tambah Suhartono.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengimbau bahwa gas LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi untuk rumah tangga miskin dan usaha mikro. Untuk warga dalam kategori mampu diimbau agar menggunakan LPG non subsidi seperti bright gas maupun LPG 12 kilogram. (pul)




Berita Terkait

Antisipasi Kelangkaan, Tim Satgas Pangan Sidak Agen LPG

Dinas Perdagangan Pastikan Stok LPG Aman Hingga Lebaran

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Konsumsi LPG

Oplos LPG ke Non Subsidi, 2 Pria Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  15 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  9 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  14 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber