Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Siti Kamsinah, Nenek Tertua Usia Satu Abad Lebih
Rabu, 12-06-2019 | 07:17 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Seorang perempuan di Jombang tercatat memiliki usia satu abad lebih. Perempuan dengan delapan putra dan 46 cucu ini masih bisa aktifitas dan tertawa menikmati lebaran bersama keluarganya.

Siti Kamsinah, perempuan berusia 120 tahun asal Dusun Bajang Desa Karanglo Kecamatan Mojowarno Jombang. Perempuan tua yang tinggal bersama anak bungsunya ini  berjalan menghampiri tamunya meskipun agak kesulitan.
 
Sejumlah tamu  menyapa meminta jabat tangan perempuan yang sudah mulai terganggu penglihatan dan pendengarannya tersebut. Dengan suara agak keras, perempuan ini menanyakan setiap orang yang menyalaminya.
 
Siti Kamsinah ditinggal suaminya Abdul Karim meninggal tahun 1992 di usia 90 tahun. Dari hasil perkawinan ini, keduanya memiliki delapan anak. Dari delapan anak ini sudah memiliki 46 cucu dan 79 cicit.
 
Siti Aisyah, anak terakhir  Siti Kamsinah mengaku ibunya saat ini sudah berusia 120 tahun.  Tidak ada  rahasia khusus untuk menjaga usianya bisa awet. Namun Kamsinah dikenal sabar dan suka membaca istighosah sepanjang hidupnya.
 
Sugianto, Kepala Dusun Bajang Desa Karanglo menjelaskan secara adminisrasi data kartu tanda penduduk Siti Kamsinah lahir 12 Januari 1918 atau berusia 101 tahun. Data ini, menurut keterangan keluarganya dicatat sesuai usia perkawinan Abdul Karim dan Siti Kamsinah.
 
Menurut data desa kesehatan, perempuan tertua se-kecamatan ini relatif baik. Pemerintah terus memantau dan membantu jika ada keluhan kesehatannya. Anehnya selama ini tidak ada keluhan serius dari Kamsinah terkait kondisi kesehatannya.
 



Berita Terkait


Siti Kamsinah, Nenek Tertua Usia Satu Abad Lebih


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber