Berita Terbaru :
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
   

Unair Lebih Pertimbangkan Terima Calon Mahasiswa Yang Mau Student Exchange
Pendidikan  Selasa, 11-06-2019 | 17:05 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Nilai hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk SBMPTN telah keluar. Unair merilis beberapa persyaratan yang bisa digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan jurusan.

M. Nasih, Rektor Unair menyebut, hasil UTBK digunakan untuk mendaftar SBMPTN di perguruan tinggi negeri. Khusus di Unair, untuk mendaftar tak hanya dibutuhkan nilai UTBK, tetapi juga disertai mengisi form kesanggupan dalam masa kuliah.

"Kesanggupan itu artinya bersedia menjadi mahasiswa full time, atau pun part time outbound. Mengambil perkuliahan di kampus mitra Unair yang ada di luar negeri maksimal selama enam bulan, dengan biaya sendiri," tutur M. Nasih.

"Sama halnya dengan mahasiswa yang bersedia mengambil double degree, yakni dua tahun kuliah di Unair, dan dua tahun di kampus mitra di luar negeri, mahasiswa full time atau part time outbound mendapatkan peluang diterima di Unair lebih besar, dibandingkan hanya sekadar memiliki nilai UTBK tinggi," tambahnya.  

Nasih mengakui, komitmen calon mahasiswa sangat diperlukan. Sebab, jika pada masa perkuliahan mahasiswa tak menjalankan sesuai komitmen mengikuti full time atau part time outbound, atau double degree, maka yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi berupa drop out. Hal ini sengaja dilakukan untuk internasionalisasi kampus.(end)


Berita Terkait

Pengumuman SBMPTN 2019: Selamat Buat 168 Ribu Lebih Mahasiswa Baru

Unair Lebih Pertimbangkan Terima Calon Mahasiswa Yang Mau Student Exchange

Kampus Tak Tentukan Passing Grade SBMPTN

Tak Lolos SNMPTN, Siswa Mulai Ikuti Simulasi UTBK SBMPTN
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  8 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  8 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  9 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber