Berita Terbaru :
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
   

Mayat Bayi Ditemukan Warga Tersangkut di Sungai
Mataraman  Senin, 10-06-2019 | 10:17 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap orang tua yang tega membuang anaknya. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Warga Jombang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di aliran sungai. Bayi baru lahir tersebut diduga sengaja dibuang orang tuanya, karena tidak dikehendaki.

Mayat bayi malang pertama kali ditemukan tersangkut kayu sungai di Dusun  Jatirowo Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso. Warga yang mengetahui langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad bayi berjenis kelamin laki-laki. 

Tanpa melaporkan kepada pihak berwajib, warga  bergotong royong memakamkan bayi di bibir sungai dekat lokasi penemuan. Polisi yang mendapatkan informasi setelah bayi dimakamkan, langsung membongkar makam satu jam setelah dikubur.

Kompol Sutikno Kapolsek Ploso mengatakan, jasad bayi langsung di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. Petugas akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian bayi tanpa orangtua tersebut. "Mayat diperkirakan sudah berusia tiga empat hari," kata Kompol Sutikno.

Polisi kini masih mengumpulkan data dan melakukan pemeriksaan saksi untuk memburu pelaku. Selain itu juga berkoordinasi dengan perangkat desa di daerah hulu sungai untuk mencari perempuan mengandung yang sudah lahir dan tidak bersama bayinya. (pul)



Berita Terkait

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi

Mayat Bayi Dalam Kresek Gegerkan Warga Modo Lamongan

Dua Pelaku Pembuang Mayat Bayi Tertangkap Polisi

Tunggu Hasil Otopsi, Ada Kemungkinan Ibu Bayi Jadi Tersangka
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  5 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  15 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  18 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber