Berita Terbaru :
Lestarikan Budaya, Komunitas Dalang Gelar Wayangan Online
Gelombang Pasang Terjang Pemukiman, Lima Rumah Rusak
Kematian Bocah di Irigasi Membuat Orang Tua Shock
Berkat Minum Ramuan Probiotik, 41 Pasien Covid-19 Sembuh
Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Penemuan Mayat di Sungai Krapyak Gegerkan Warga Pilangkenceng
Polda dan Bonek Siap Hijaukan Surabaya Dari Covid 19
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Hasil Tes Reaktif, 3 Pengunjung Cafe Dikirim ke Rumah Karantina
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
   

Sedang Diburu, Buah Siwalan dan Legen Oleh-Oleh Khas Tuban
Rehat  Sabtu, 08-06-2019 | 22:08 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Larisnya buah siwalan dan air legen saat mudik lebaran membuat omzet pedagang melonjak
Berita Video : Sedang Diburu, Buah Siwalan dan Legen Oleh-Oleh Khas Tuban
Tuban pojokpitu.com, Jika anda mudik melewati jalur Pantura Tuban, janga lupa bawa oleh-oleh khasnya. Yakni buah siwalan dan air legen.

Buah lontar yang akrab disapa siwalan ini merupakan salah satu oleh-oleh yang laris diburu. Rasanya kenyal dan segarnya siwalan berjodoh dengan air yang juga diambil dari pohon lontar yaitu legen. Disebut legen karena rasanya legi dalam dalam bahasa jawa.

Siwalan dan legen banyak dijajakan di jalur Pantura Kabupaten Tuban, tepatnya di jalan Manunggal, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban. Untuk menikmatinya, buah siwalan harus dikupas hingga tersisa daging lembut transparan siap lahap.

Banyak diantara pemudik yang sengaja mampir untuk membeli buah siwalan maupun air legen. Rasanya yang manis dan kenyal, membuat oleh-oleh khas diburu pemudik untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Untuk menambah kesegaran, buah ini juga bisa dijadikan minuman campuran segar.

Menurut Siti Purningsih pedagang siwalan dan air legen, selama libur lebaran, omzetnya meningkat dua kali lipat. Jika biasanya dalam sehari menjual siwalan rata-rata 30 bungkus siwalan yang berisi 6 biji siwalan maka hari ini terjual hingga 100 bungkus perharinya. "Sedangkan air legen bisanya terjual 150 botol perhari, kali ini dapat terjual hingga 350 botol perhari," kata Siti Purningsih.

Harga siwalan Rp 5 ribu perbungkus tergantung jenis, sementara air legen dipatok Rp 10 ribu perbotol. Selain menjual siwalan dan legen, para pedagang juga menjajakan dagangan oleh-oleh khas Tuban seperti ikan asin, krupuk ikan hingga terasi. (pul)

Berita Terkait

Omzet Pedagang Oleh-Oleh Khas Trenggalek Turun Drastis Imbas Corona

Musim Haji, Toko Oleh-Oleh Haji Diserbu Pembeli

Kripik Tempe Khas Malang Diserbu Para Pemudik

Sedang Diburu, Buah Siwalan dan Legen Oleh-Oleh Khas Tuban
Berita Terpopuler
Hidup Sengsara, Janda Tua Ini Hanya Makan Daun Talas
Sosok  2 jam

Penemuan Mayat di Sungai Krapyak Gegerkan Warga Pilangkenceng
Peristiwa  1 jam

Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan
Metropolis  14 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  8 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber