Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Soal Rumor Ditawari Kursi Menteri, Demokrat dan PAN Beri Respons Begini
Jum'at, 07-06-2019 | 22:23 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan tawaran dari Presiden Jokowi.

"Sampai saat ini Demokrat belum menerima tawaran apapun dari Pak Jokowi," katanya.

Adapun komunikasi yang dibangun antara Partai Demokrat dengan Presiden Jokowi selama ini masih seputar membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Termasuk juga mengenai keamanan di dalam negeri.

"Belum ada pembicaraan resmi antara Pak Jokowi dengan Pak SBY sebagai ketum partai," tuturnya lagi.

Kalaupun ada ajakan bergabung ke pemerintahan Jokowi, Ferdinand mengatakan Demokrat akan mempertimbangkannya lebih dulu. Mereka tidak mau tergesa-gesa.

"Yang pasti kami akan pertimbangkan sepenuh hati bila diajak bersama sama membangun bangsa oleh Pak Jokowi," ungkapnya.

Lain halnya dengan Demokrat, PAN masih enggan membocorkan mengenai ada atau tidaknya tawaran posisi menteri oleh Jokowi.
Saat dihubungi lewat WhatsApp, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno tidak memberikan jawaban apapun selain emoticon yang mengisyaratkan dia masih tak mau buka mulut.

Namun demikian, Eddy mengatakan bahwa PAN akan menentukan sikap setelah selesainya sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Daulay mengatakan sampai saat ini dirinya belum mendengar ada tawaran itu.

"Ini kan bukan soal dapat kursi di kabinet atau tidak. Ini lebih pada soal bagaimana memenuhi harapan besar masyarakat. Ada banyak keinginan masyarakat yang perlu direspon dan ditindaklanjuti," katanya.(jpc/end)



Berita Terkait


Soal Rumor Ditawari Kursi Menteri, Demokrat dan PAN Beri Respons Begini


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber