Berita Terbaru :
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Oleh-Oleh Labaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 06-06-2019 | 21:10 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Pada lebaran ini membawa berkah bagi pengrajin lukisan kaligrafi dari serbuk kayu di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Selain harganya yang terjangkau, tulisan kaligrafi serbuk kayu ini cocok untuk oleh-oleh lebaran.

Karya kaligrafi tersebut dari Kholili (39) asal Desa Jati Urip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, seorang seniman pembuat seni kaligrafi berbahan limbah serbuk kayu.
 
Dengan warna yang khas kayu, membuat tulisan kaligrafi ini memiliki karya seni tinggi. Pembuatnya secara detail dan teliti membuat huruf demi huruf, bingkai pigura menambah manis tulisan kaligrafi ini.
 
Sejak awal ramadan lalu, Kholili mengaku mulai banjir pesanan. Pesanan tak hanya datang dari dalam kabupaten probolinggo saja, juga pesanan dari luar daerah salah satunya dari provinsi Jawa Barat.
 
Seni kaligrafi serbuk kayu yang paling diminati pembeli, yakni kaligrafi lafadz asmaul husna, ayat kursi, shalawat dan kalimat tauhid, sementara bahan yang dipakai bahan berasal dari serbuk kayu jati, mahoni dan kamelina.
 
Proses membuat satu karya seni kaligrafi membutuhkan waktu yang dihabiskan cukup lama, mulai dari proses membersihkan bahan serbuk kayu, membuat pola cetakan dari bahan styrofoam hingga langkah penempelan lafadz ke pigura.
 
Dalam menyelesaikan satu produk, Kholili menyebut waktu yang dibutuhkan antara 1 hingga 2 minggu sesuai ukuran seni kaligrafi yang dipesan, untuk pengerjaan satu produk tergantung besarnya ukuran kaligrafinya. Untuk harga jual seni kaligrafi serbuk kayu, dari yang terkecil sekitar Rp 150 ribu dan paling besar seharga Rp 5 juta.
 
Menurut Kholili, jika ide awal pembuatan seni kaligrafi serbuk kayu muncul secara tidak sengaja, setelah kerap melihat sampah serbuk gergaji yang dibuang percuma.

Berbekal ilmu seni kaligrafi yang dimiliki, sekitar tahun 2010 lalu Kholili lantas berinovasi menyulap serbuk kayu menjadi karya seni. Awalnya hanya dibantu oleh istrinya, usaha yang berkembang kini usaha pembuatan seni kaligrafi serbuk kayunya, sudah mengerjakan sekitar 5 orang pekerja.
 
Jika anda ingin memiliki lukisan kaligrafi dari daur ulang sampah serbu kayu ini, anda bisa datang ke pusat kerajinan kaligrafi gerai seni kaligrafi kalijaga Desa Jati Urip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Lukisan ini juga cocok untuk oleh-oleh lebaran. (yos)

Berita Terkait

Oleh-Oleh Lebaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu

Memberdayakan Warga Putus Sekolah Dengan Bisnis Kaligrafi

Oleh-Oleh Labaran Berkah Bagi Pengrajin Lukisan Kaligrafi Limbah Serbuk Kayu

Kaligrafi Arab Untuk Hiasan Dinding Mulai Diburu
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  10 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  9 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  8 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber