Berita Terbaru :
Belajar di Pos Ronda Demi Mendapat Wifi Gratis
Pemkot Janji Segera Lunasi Anggaran Pilkada Surabaya
15 Hektar Tanaman Jagung Diserang Hama Ulat
Gus Ipul Masih Perlu Waktu untuk Menjawab Soal Maju Pilkada Kota Pasuruan
Surabaya Turun Status Jadi Zona Oranye
Diduga Kurang Hati - Hati , Pria Tak Dikenal Tabrak kereta
Pengambilan Paksa Jenazah Diduga Covid-19 Terjadi Lagi
Happy Ending, Pemkot Akhirnya Perbolehkan Pekerja Seni Kembali Tampil
Susah Sinyal, Guru dan Siswa Belajar Jarak Jauh Lewat HT
Pertahankan Tanah Suaminya, Istri Salim Kancil Diperiksa Polda Jatim
Polisi Rekrut Puluhan Sopir Angkot Untuk Kampanyekan Protokol Kesehatan Kepada Penumpang
Sampai 10 Agustus Ini, Pembayaran Wajib Pajak Sudah Mencapai Rp 1 Triliun Lebih
Era Normal Life Wajib Lakukan Protokol Kesehatan di Wisata Coba Jahe
KPU Pastikan PMI Tetap Masuk Dalam Daftar Pemilih
Pandemi Covid 19, BKKBN dan Komisi IX DPR RI Kampanye KB
   

Tradisi Balon Udara Lebaran Tetap Dilakukan Warga Blitar
Mataraman  Kamis, 06-06-2019 | 00:15 wib
Reporter : Mohammad Asrofi, Imron Danu
Blitar pojokpitu.com, Berbagai tradisi dilakukan warga untuk menyambut datangnya hari raya idul fitri, seperti yang dilakukan jamaah Musholah Darul Huda Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, dengan melepas balon udara. Setelah itu dilanjutkan dengan kenduri bersama.

Pelepasan balon udara dilakukan warga setempat usai melaksanakan sholat idul fitri, tradisi unik yang dilakukan setiap tahun ini mendapat sambutan antusias dari warga.

Balon besar berdiameter empat meter tersebut dinaikkan dengan bantuan asap dari pembakaran daun dan juga sabut kelapa. Hiburan unik tersebut yang hanya bisa dijumpai satu tahun sekali menambah semarak suasana perayan lebaran di Kabupaten Blitar.

Makinnuddin, pengurus musholah, mengatakan, dengan pelepasan balon udara tersebut diharapkan bisa menambah semarak perayaan idul fitri.

"Selain itu menjadi daya tarik warga agar berdatangan ke mushollah untuk menunaikan sholat idul fitri. Jika sebelumnya warga melepas puluhan balon namun tahun ini hanya melepas dua balon saja," kata Makinnudin.

Setelah menerbangkan balon udara dilanjutkan dengan genduri dan makan bersama bersama di mushoolah setempat. Ini sebagai bentuk syukur karena selama satu bulan dapat menjalankan ibadah puasa. (yos)

Berita Terkait

Manfaatkan Lebaran, Warga Berjual Rangka Ketupat

Tradisi Balon Udara Lebaran Tetap Dilakukan Warga Blitar

Tradisi Lebaran, Ratusan Warga Lakukan Ziarah Makam

Takbir Keliling Dengan Naik Traktor dan Selep Padi
Berita Terpopuler
Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  21 jam

Merah Putih Tegak Berkibar di Mabar
Peristiwa  6 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  10 jam

Polisi Malang Ungkap Penjualan Motor Leasing
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber