Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Info Lebaran 

Ingin Dapat Harga Daging Murah, Warga Gelar Tardisi Patungan Beli Sapi Potong
Rabu, 05-06-2019 | 04:10 wib
Oleh : Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Setiap lebaran idul fitri, ada tradisi menarik di Desa Wonuayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Yaitu tradisi membeli sapi potong secara patungan antar warga. Hal dilakukan, warga akan mendapatkan harga daging sapi lebih murah dibandingkan beli di pasar.

Bertempat di pekarangan rumah warga, di Desa Wanoayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, puluhan warga sedang sibuk menyembelih dua ekor sapi.

Maklum, warga ini sedang menyambut lebaran yang akan dirayakan Rabu (5/6). Warga pun mengelar tradisi membeli sapi secara patungan antar warga.

Cara patungannya bervariasnya, ada 20 orang urunan membeli satu ekor sapi. Bahkan ada sampai 100 orang urunan dengan menyembelih dua ekor sapi. Uang untuk membeli sapi ini, mereka  kumpulkan sejak setahun lalu. Warga mencicil bayarnya, hingga batas maksimal pembayaran patungannya.

Ali Wafa, koordinator patungan, mengatakan, cara ini sangat efektif guna menghindarkan warga dari permainan penjual daging, warga akan mendapatkan gading lebih murah bila dibandingkan membeli di pasar.

"Kalau diuangkan, perkilo gram daging bisa Rp 60 ribu,  sedangkan di pasar Rp 130 ribu," kata Ali Wafa.

Selain pula, cara ini juga mempererat silaturrahmi dan kebersamaan antar warga sekitar. Sehingga rasa persaudaraan makin kuat.

Benar saja, taradisi yang diegelar setiap tahun ini mendapatkan sambutan hangat dari warga. Mereka mersa terbatu dengan tradisi ini, sehingga mereka tak kesulitan dalam mendapakan daging guna menyambut lebaran. (yos)

Berita Terkait


Ingin Dapat Harga Daging Murah, Warga Gelar Tardisi Patungan Beli Sapi Potong


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber