Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tiket Diborong Calo, Warga Bawean Terlantar di Pelabuhan
Minggu, 14-06-2015 | 19:03 wib
Oleh : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Sejak empat hari yang lalu, penumpang tujuan Pulau Bawean mengaku kesulitan untuk mendapatkan tiket. Sebab, tiket kapal Bahari Ekpres maupun Natuna Ekpres banyak yang sudah di tangan calo. Sehingga harganya mencapai Rp. 400 ribu rupiah atau naik dua kali lipat.

Menjelang bulan suci Ramadan, mobilitas penumpang tujuan Pulau Bawean di Pelabuhan Gresik, meningkat. Hanya saja banyak calon penumpang yang kesulitan untuk mendapatkan tiket kapal, baik untuk Kapal Ekpres Bahari maupun Kapal Natuna Ekpres.

Sebab, tiket kedua kapal tersebut sudah di tangan calo, yang diduga kuat bekerjasama dengan oknum agen tiket. Sehingga warga Bawean yang pulang kampung, kesulitan. Modus yang diterapkan oleh jaringan calo, yakni dengan cara mendekati orang orang yang ada di penginapan atapun yang sudah ada di terminal penumpang. Mereka menawarkan tiket dengan harga Rp. 300 ribu hingga Rp. 400 ribu. Sementara harga normalnya hanya Rp. 140 hingga Rp. 160 ribu untuk kelas ekonomi dan VVIP.

Para calo tiket tidak akan bisa mendapatkan tiket, bila tidak ada kerjasama dengan para agen penjualan. Moh. Nur, salah satu calon penumpang yang pernah ditawarin tiket oleh calo meminta aparat kepolisian untuk menindak tegas para calo.

Sebab, mereka sangat meresahkan warga Bawean yang hendak pulang ke kampung halamannya. Akibat sulitnya untuk mendapatkan tiket, banyak calon penumpang yang sudah tiga hari terlantar di pelabuhan. (mud)




Berita Terkait


Tiket Diborong Calo, Warga Bawean Terlantar di Pelabuhan


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber