Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Marhaban Ya Ramadhan 

Tradisi Akhir Ramadhan Dengan Bermain Bola Api
Selasa, 04-06-2019 | 13:42 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Untuk mengisi waktu luang dan sambil menunggu datangnya sahur, sejumlah anak-anak di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, mempunyai tradisi unik. Setelah selepas tarawih mereka bermain bola api.

Sebelum bermain bola api, mereka harus menyiapkan dulu batok kelapa tua untuk direndam di minyak tanah. Setelah direndam hampir seharian, barulah batok kelapa ini dibakar dan siap di gunakan sebagai alat sepak bola api.

Permainan sepak bola api ini mirip dengan sepak bola atau futsal. Pemainnya terdiri dari 4 sampai 5 orang untuk 1 team, yang membedakan hanya bolanya saja.

Menurut Bahrul, salah satu pemain bola api, ada beberapa cara aman jika bermain bola api agar tidak menghindari luka bakar, yaitu pemain tidak boleh membawa atau menggiring bola terlalu lama. "Selain itu pemain juga jangan sampai mengontrol bola dengan kepala," kata Bahrul.  

Bermain bola api mempunyai tantangan tersendiri, bagi anak-anak ini selain unik permainan ini juga menantang adrenalin. Sebab para pemainya harus menendang bola dari batok kelapa yang terbakar api dan tentunya sangat panas .

Permainan seperti ini biasanya mereka lakukan saat libur sekolah, yakni saat momen akhir ramadhan menjelang hari raya. (yos)

Berita Terkait


Tradisi Akhir Ramadhan Dengan Bermain Bola Api

Ramaikan Malam Ramadhan, Anak-Anak Bermain Sepak Bola Api

Rratusan Warga Berebut Takjil Bubur Arab


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber