Berita Terbaru :
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Bawaslu Temukan Ratusan Penyelenggara Tak Netral Dalam Pilkada
Digunakan Tempat Prostitusi, Bangli Dibongkar
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
   

Jelang Lebaran Warga Gresik Antri Daging Sapi
Info Lebaran  Senin, 03-06-2019 | 18:00 wib
Reporter : Mohammad Amin
Beginilah antrian warga yang hendak membeli daging sapi segar, disalah satu rumah tukang jagal sapi, yang ada di Jalan Akim Kayat Gresik. Foto: Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Dua hari menjelang hari raya, warga Gresik berburu daging sapi di Jalan Akim Kayat Gresik. Mereka terpaksa antri sejak subuh untuk mendapatkan daging segar, sebagai menu penutup dibulan suci ramadhan.

Seperti tahun tahun sebelumnya di saat penghujung  bulan romadhan, kebiasaan warga Gresik berburu daging sapi segar, sebagai menu santapan bersama keluarganya, yang mudik dari luar kota. Supaya dapat daging sapi segar mereka rela antri sejak usai sholat subuh.

Haji Salepan, tukang jagal sapi, mengatakan, dampak tingginya peminat daging sapo segar, sehingga tukang jagal untuk saat ini menyembelih lima ekor sapi. Sementara pada hari jari biasanya sebelum piasa hanya menyembelih dua ekor sapi.

Pada awal ramadhan hongga pertengahan ramadhan menyembelih tiga ekor sapi. "Memasuki sepuluh hari romadhan menyembelih 4 ekor sapi dan puncaknua pada hari ini mereka menyebelih lima ekor sapi," kata Salepan.

Yang membuat tingginya waega berburu sapi langsung di tempat jagal, karena dagingnya segar dan harganya normal. Untuk satu kilogramnya harganya Rp 10200 kg. (yos)




Berita Terkait

Tradisi Mandi di Laut Saat Lebaran Ketupat

Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina

Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh

Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  18 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  17 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  4 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber