Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Diduga Terlibat Kasus Illegal Logging, Oknum Kades Diciduk Polisi
Rabu, 29-05-2019 | 15:30 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Ditangkap saat melakukan illegal logging, seorang oknum kepala desa di Kabupaten Ngawi, diciduk anggota polisi hutan KPH Saradan bersama rekannya. Belasan batang kayu sonokeling beserta ketiga pelaku dilimpahkan ke Mapolsek Saradan untuk diperiksa lebih lanjut.

Belasan kayu sonokeling, yang berhasil diselamatkan oleh anggota polisi hutan mobil KPH Saradan, dari tangan pelaku pembalakan liar. Belasan kayu ini diperoleh dari tangan seorang oknum kades Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

Kades berinisial B bersama dua rekannya, warga Pilangkenceng tersebut, diketahui sebelum tertangkap oleh anggota polhutmob, sedang melakukan pembalakan liar di hutan wilayah KPH Saradan. Setelah sempat diintai, kemudian ketiganya ditangkap sekitar pukul 3 rabu dini hari.

Pasca penangkapan ketiga terduga pelaku illegal logging itu diamankan di Mapolsek Saradan untuk dilakukan pemeriksaan . Selain itu juga dilimpahkan sekitar 12 batang kayu potongan sonokeling dari enam pohon.

Kanit Reskrim Polsek Saradan, Ipda Agung Yudhirianto , menjelaskan ketiga pelaku itu saat ini masih dimintai keterangan. Ditanya terkait peran oknum kades, Kanit Reskrim Polsek Saradan belum bisa menjelaskan secara detail atas penanganan kasus tersebut.

Diketahui, kasus illegal logging di wilayah Kabupaten Madiun ini , mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 3 juta.(end)

Berita Terkait


Kepergok, Tiga Pencuri Kayu Sono Keling Diringkus Polsek Dampit

Diduga Terlibat Kasus Illegal Logging, Oknum Kades Diciduk Polisi

Kades Begal Diduga Terlibat Illegal Logging


Tekan Illegal Logging, Jatim Permudah Pengurusan Ijin Legalitas Kayu

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber