Berita Terbaru :
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Satgas Pangan Gabungan Malang Adakan Operasi Pasar
Peristiwa  Rabu, 29-05-2019 | 02:20 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satuan petugas pangan gabungan mengadakan operasi pasar jelang perayaan idul fitri 1440 hijriyah, dan menyasar kepada dua pasar yang ada di Kabupaten Malang. Yaitu pasar kepanjen dan gondanglegi. Hasilnya, petugas mendapatkan pedagang bisa menjual bebas boraks sebagai bahan pengawet dan langsung disita petugas.

Satgas pangan gabungan ini meliputi petugas dari kepolisian, disperindagsar, dinkes, dinas pertanian, perikanan, perijinan dan ketahanan pangan.

Petugas tiba di pasar gondanglegi usai mendatangi pasar kepanjen, dan petugas langsung menyisir makanan-makanan yang ada didalam kios para pedagang pasar, yang juga melihat tahun kadaluarsa produk tersebut.

Selama melakukan penyisiran dan berbincang dengan pedagang, ternyata juga ditemukan pedagang menjual bahan pengawet makanan atau boraks yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

Bahkan, dinas perijinan yang melihat dengan jeli tahun kadaluarsa pada makanan yang dijual pedagang, juga menemukan beberapa sudah kadaluarsa namun belum ditarik, serta mengamankan boraks yang dijual pedagang.

Menurut Ipda Agung Hartawan, Satgas Pangan Polres Malang, hasil operasi ini petugas menemukan produk kadaluarsa, juga adanya pedagang yang masih menjual boraks, serta makanan yang seharusnya difreezer dijual bukan didalam freezer,

Menjelang datangnya idul fitri ini, dipastikan satgas gabungan akan terus melakukan penyisiran dan operasi pasar, guna mengetahui produk berbahaya yang masih beredar serta keluhan masyarakat akan stok pangan.

Mereka sengaja terdiri dari beberapa dinas terkait, lantaran jika ditemukan dipasaran produk yang langka, maka dinas terkait akan mengusahakan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang diperlukan. (yos)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Covid 19, Bulog Adakan Operasi Pasar Murah

Anggota Dewan Imbau Pemkot, Operasi Pasar Harus Merata

Gula Pasir Mahal, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah

Gubenur Jawa Timur Gelar Operasi Pasar Gula
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  13 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  14 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Peristiwa  3 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber