Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Diah Cookies, UKM asal Surabaya mampu menjual kue kering hingga puluhan toples per hari. Foto Selvy Wang
Jelang Lebaran, Produsen Kue Kering Rumahan Banjir Pesanan
Minggu, 26-05-2019 | 03:04 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Menjelang hari raya idul fitri, produsen kue kering rumahan di Surabaya mulai kebanjiran order hingga 5 kali lipat.


Tampak kesibukan salah satu usaha kecil menengah, UKM kue kering di Kawasan Ketandan Baru Gang 2 Surabaya. Sejumlah pekerja serius membuat bermacam- macam kue kering pesanan. Ya, jelang lebaran ini,  UKM kue kering rumahan mengalami lonjakan penjualan hingga 5 kali lipat. 

Salah satunya , Diah Cookies UKM asal Surabaya. Jika hari biasa hanya menjual rata-rata 5 hingga 10 toples per harinya , maka jelang hari raya mampu  mencapai hingga 50 hingga 100 toples per harinya .

Menurut Diah Arfianti, meningkatnya penjualan dimulai sejak bulan Maret lalu. Setiap tahunnya, ia mampu menjual puluhan ribu toples kue kering.

Dari situ, Diah mampu  menciptakan lapangan kerja , dengan mempekerjakan warga sekitar. Karena membutuhkan banyak tenaga untuk produksinya.

Tak hanya pembeli eceran, UKM kue kering ini juga melayani pembeli untuk dijual lagi atau re-seller. Seperti Veni, yang mengaku penjualan meningkat setelah masyarakat mendapat THR.

Kue kering yang diproduksi mencapai hingga 18 macam seperti nastar, kastengel, putri salju,coklat mente hingga red velvet, dengan harga mulai 65 hingga 90 ribu rupiah per toples. (pul)



Berita Terkait


Jelang Lebaran, Produsen Kue Kering Rumahan Banjir Pesanan

Jelang Lebaran, Produsen Kue Kering Rumahan Banjir Pesanan

Razia Mamin, Petugas Temukan Kue Kering Tanpa P-IRT


Aneka Kue Kering Lebaran Laris Manis

Permintaan Kue Kering dan Camilan Naik

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber