Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Bantuan ini merupakan sinergi program antara pemerintah dan BUMN dalam upaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Jawa Timur sebesar 95,84 persen. Foto Avrizal Ilmi
Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Listrik Kepada 564 ribu KK
Sabtu, 25-05-2019 | 22:04 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan penyerahan bantuan listrik terhadap rumah tangga miskin Kabupaten Bojonegoro.

Penyerahan bantuan pemasangan jaringan listrik instalasi dan sambungan rumah, diberikan terhadap 24 KK di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, serta Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Jawa Timur Setiajit.
 
Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bantuan ini merupakan kerjasama antara pemerintah pusat, BUMN dengan pemerintah daerah yang berkaitan dengan elektrifikasi rumah. "Saat ini masih ada pekerjaan rumah bagi Pemprov Jatim untuk menuntaskan persoalan listrik," kata Khofifah.

Dengan rasio elektrifikasi sebesar 95,84 persen, saat ini jumlahnya kepala keluarga yang belum berlistrik mencapai 564 ribu. Dari jumlah itu 56.400 KK diantaranya rumah tangga miskin.
 
Untuk itu upaya sinergi program dinilai penting. Sebab dapat memberikan solusi untuk membantu warga miskin mendapatkan akses listrik secara murah dan gratis.

Dijelaskan pula di tahun 2019 ini Pemprov Jatim mengalokasikan bantuan pemasangan jaringan listrik  sebesar Rp 1,6 milyar untuk 965 KK yang tersebar di 5 kabupaten. Yakni Bojonegoro 95 KK, termasuk 24 KK di Desa Pesen, Kecamatan Kanor. Juga di Kabupaten Situbondo 320 KK, Bondowoso 150 KK, Trenggalek 200 KK dan Pacitan 200 KK.
 
Jumlah tersebut diharapkan bertambah  seribu KK akhir tahun 2019 ini, serta 10 ribu KK pada tahun anggaran 2020. "Harapannya di tahun 2020 itu, rasio elektrifikasi meningkat menjadi 98 persen, sehingga tuntas sepenuhnya di tahun 2021," tambah Khofifah.





Berita Terkait


Ini Dia Motor Listrik Paling Canggih di Dunia

Keren, Mobil Listrik Mini Tarik Pesawat Boeing 777F

Hyundai dan KIA akan Dirikan Pabrik Mobil Listrik di India

Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Listrik Kepada 564 ribu KK


Diduga Akibat Korsleting Listrik, 10 Gudang Penyimpanan Plastik Ludes Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Gudang Mebel di Pasuruan Ludes Terbakar

Gubernur Jatim Serahkan Bantuan Listrik Kepada 564 ribu KK

Ada Korsleting Listrik, Bengkel Las Ludes Terbakar

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber