Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Viral Video Brimob Hajar Pedemo, Ternyata Ini Faktanya
Sabtu, 25-05-2019 | 11:27 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Polri kembali membantah isu hoaks yang tersebar pascakerusuhan 22 Mei lalu di Jakarta. Setelah viral Polri mengimpor polisi dari Tiongkok, kini heboh Brimob pukuli bocah yang ikut demo hingga tewas. Dalam narasi yang viral di Twitter, korban yang dipukuli adalah anak di bawah umur berinsial RF (16). Korban disebut dihajar di sekitar masjid di Kampung Bali, Jakarta Pusat.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mendalami, orang yang dipukuli bernama Andriansyah alias Andri Bibir. Dia pemuda berusia 29 tahun dan masih hidup.

Dia bahkan menjadi tersangka kasus kerusuhan 22 Mei karena menyerang aparat.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Andri Bibir diduga membantu pedemo dengan mengumpulkan batu dan menyiapkan air mineral untuk menghilangkan efek gas air mata.

"Batu disiapkan tersangka untuk diberikan kepada teman-temannya yang melakukan demo. Demo ini tidak spontan, artinya by setting untuk menciptakan kerusuhan," kata Dedi di Polda Metro Jaya, Sabtu (25/5) dini hari.
Andri Bibir sendiri tertangkap saat berusaha mengumpulkan batu. Ketika melihat polisi, pelaku langsung berupaya kabur.

"Langsung dia mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia. Dikepung oleh anggota pengamanan," kata Dedi.

Tindakan pemukulan yang dialami Andri sendiri memang benar terjadi. Hal tersebut dilakukan karena Andri melawan dan mencoba kabur.

Sebelumnya, Polri memang sudah melihat adanya video pemukulan yang viral tersebut. Kepolisian pun langsung melakukan pendalaman hingga sosok Andri Bibir terungkap. (cuy/jpnn/PUL)


Berita Terkait


Lagi, Tiga Habaib Pembakar Polsek Tambelangan Sampang Ditangkap Polda

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Polri Menangani Kerusuhan 22 Mei

Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia

Viral Video Brimob Hajar Pedemo, Ternyata Ini Faktanya


Rusuh 22 Mei, Sudah 6 Orang Meninggal Dunia, 200 Terluka

Jelang 22 Mei, Polisi Perketat Keamanan Stasiun Gubeng

Cegah Aksi 22 Mei, Ratusan Aparat Gabungan Razia di Jalur Tol Paspro

Antisipasi Aksi 22 Mei, Petugas Amankan Senapan Angin Saat Razia Kendaraan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber