Berita Terbaru :
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
   

Ngabuburi, Seniman Bujang Ganong Kediri Gelar Atraksi dan Bagi Takjil Gratis
Mataraman  Jum'at, 24-05-2019 | 00:10 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit, puluhan pelaku seni bujang ganong di Kota Kediri, menggelar atraksi tari dan bagi takjil gratis kepada pengguna jalan. Selain menjalin tali silaturahmi antar sesama seniman, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan suci ramadan.

Atraksi seni tari bujang ganong ini berlangsung di depan Taman Makam Pahlawan Kota Kediri, pelaku seni sebanyak 58 orang yang berasal kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA yang tergabung dalam satu grup jaranan putra bujang gabong kediri.

Diiringi alat musik gamelan, satu persatu seniman menampilkan tarian bujang ganong yang khas dengan sebuah topeng berwajah buruk, hidung besar, mata bulat melotot dan rambut panjang. Tarian mereka cukup menarik simpati masyarakat yang melintas, karena identik dengan gerakan yang jenaka, cerdik namun sakti.

Raga Putra, koordinator atraksi tari bujang ganong, mengatakan, tarian bujang ganong diinisiasi oleh cerita patih pujangga anom, tokoh seni reog ponorogo yang memiliki keahlian dalam seni bela diri.

Dari salah satu versi cerita, bujang ganong adalah adik seperguruan klenosewandono, pendiri kerajaan batara angin. "Bujang ganong dipercaya sebagai utusan prabo klenosewandono untuk melamar dewi songgolangit di Kediri," kata Raga Putra.

Atraksi ditutup dengan bagi takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas, kegiatan tersebut adalah inisiatif para seniman bujang ganong kediri dengan maksud kumpul dulur atau silaturahmi sekaligus berbagi kepada sesama di bulan ramadan. Takjil berupa makanan dan minuman yang dibagikan secara gratis berasal dari iuran sukarela para anggota. (yos)

Berita Terkait

Gethuk Lindri Rasa Kurma Ponorogo Laris Manis

Es Permen Karet Menu Buka Puasa Primadona Pelepas Dahaga

Beburu Minuman Takjil Kopi Kurma Dimasa Pandemi Covid-19

Berburu Takjil di Pasar Physical Distancing, Ditengah Penerapan PSBB
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  14 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  16 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  15 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber