Berita Terbaru :
Terapkan Pasar New Normal di Trenggalek, Istri Bupati Merasa Aman Berbelanja
Melahirkan di RSUD, 4 Orang Ibu Reaktif Covid-19
TNI Polri Bubarkan Pengunjung Kafe Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19
Pemerintah Akan Buka 9 Sektor Ekonomi Dampak Covid 19
Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Begini Persiapan New Normal Pendidikan di Kabupaten Kediri
Pamakaman Pasien PDP Corona di Lereng Bukit Bentar
Buka Tutup, Al Akbar Surabaya Kembali Gelar Sholat Jumat
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
   

Tujuh Titik Pasar Tumpah di Jalur Pantura Tuban Rawan Macet
Pantura  Kamis, 23-05-2019 | 13:33 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Bagi anda yang berencana mudik melintasi jalur Pantura, Tuban, Jawa Timur, hendaknya lebih berhati hati. Jalan nasional penghubung Jawa Timur-Jawa Tengah tersebut memiliki tujuh titik pasar tumpah yang rawan kemacetan. Kemacetan kerap terjadi di titik tersebut, disebabkan aktifitas pedagang yang berjualan di tepi jalan serta area parkir yang terbatas.

Kendaraan harus mengurangi kecepatan saat melintasi sejumlah pasar tumpah yang ada di tepi jalur nasional ini. Bahkan tak jarang pada jam-jam sibuk, arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

Ada tujuh titik pasar tumpah di sepanjang jalur pantura, masing-masing empat titik di jalur utama Surabaya-Semarang, yakni pasar baru tuban, pasar jenu, tempat pelelangan ikan glondonggede, dan tempat pelelangan ikan bancar.

Sebanyak dua titik di jalur utama Tuban-Bojonegoro, yakni berada di sekitar pasar plumpang, dan pasar rengel. Serta 1 titik di jalan raya deandels menuju arah gresik yakni pasar karang agung, palang.

Alvin, petugas parkir pasar ikan glondonggede, mengatakan, kemacetan kerap terjadi di titik tersebut, disebabkan aktifitas pedagang yang berjualan di tepi jalan serta area parkir yang terbatas.

"Kondisi semrawut ini juga diperparah dengan angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat untuk menaik turunkan penumpang," kata Alvin.

AKP Ricky Tri Darma, Kasat Lantas Polres Tuban, mengatakan, untuk para penguna jalan pantura tuban, perlu mewaspadai saat melintas di titik-titik pasar tumpah itu, pada jam-jam tertentu agar tidak terjebak dalam kemacetan.

"Guna mengantisipasi kemacetan, kita akan terus memantau dan menempatkan petugas untuk menertibkan pedagang serta angkutan umum yang parkir di badan jalan," kata AKP Ricky Tri Darma.

Diperkirakan arus lalu lintas pemudik akan mencapai puncaknya setelah memasuki  H-7 lebaran. (yos)

Berita Terkait

Kejebak Macet? Ini 5 Kiat Agar Lebih Tenang di Jalan

Dishub Kabupaten Malang Adakan Sosialisasi Perparkiran Untuk Kurangi Kemacetan

Urai Kemacetan, Dishub Surabaya Pasang Traffic Light di Simpang Pandegiling-Imam Bonjol

Liburan Panjang, Arus Lalin Menuju Kota Batu Padat Merayap
Berita Terpopuler
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  13 jam

Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Metropolis  5 jam

Duh, Remaja Cantik Gantung Diri di Pintu Rumahnya
Metropolis  4 jam

Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber