Berita Terbaru :
Satu Keluarga di Ponorogo Terpapar Covid 19
Tiga Reaktif dan Satu Positif Covid 19 Gedung Dewan Ditutup Total
86 Santri Gontor Kampus 2 Dinyatakan Sembuh dari Covid 19
Dua Ratusan ASN Terlambat Masuk Kerja, Diberi Sanksi Khusus Oleh Bupati
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
   

Sudah Ada Yang Tewas, Amien Rais Sebut Tito Harus Bertanggungjawab
Politik  Rabu, 22-05-2019 | 12:38 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengkritik kepolisian atas kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi di depan markas Bawaslu RI, Rabu (22/5) dini hari.

Amien menilai kerusuhan disebabkan oleh kepolisian yang salah merespons massa. "Maaf kalau Anda masih punya sedikit hati nurani, jangan menembak. Negara bisa bubar kalau begini caranya, saya ingatkan. Jangan main-main," kata Amien dalam video di akun Instagram @amienraisofficial.

Amien lalu membawa-bawa nama umat Islam. Menurutnya, umat Islam tidak akan melakukan aksi kekerasan di saat melakukan demonstrasi. "Umat Islam itu sejuk tenang, cinta damai," ucap dia.

Namun, masih melibatkan umat Islam, Amien meminta kepolisian jangan terus memancing umat Islam. Kepolisian seharusnya tidak berbuat represif dan berlaku kasar.

"Itu kalau Anda mulai, mereka akan jadi tawon, mereka jadi lebah yang luar biasa," ucap dia.

Dari catatan Amien, tiga orang meninggal dunia akibat kerusuhan setelah unjuk rasa di Bawaslu.
Amien meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertanggung jawab atas hal tersebut.

"Sudah tiga meninggal dunia saudaraku, saya betul-betul tidak bisa tahan, ya. Saudara Tito, Tito, Tito, Tito, Anda bertanggung jawab," pungkas dia. (mg10/jpnn/pul)

Berita Terkait

Lagi, Tiga Habaib Pembakar Polsek Tambelangan Sampang Ditangkap Polda

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Polri Menangani Kerusuhan 22 Mei

Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia

Viral Video Brimob Hajar Pedemo, Ternyata Ini Faktanya
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  3 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  5 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  3 jam

Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber