Berita Terbaru :
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Mengaku Kepepet Biaya Bersalin, Ibu Hamil Nekad Jual Sabu
Mataraman  Selasa, 21-05-2019 | 19:38 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Dengan dalih butuh biaya untuk persiapan persalinan, seorang ibu hamil di Tulungagung, nekad berjualan shabu-shabu. Tersangka ditangkap bersama seorang perantara, dengan barang bukti shabu seberat lebih dari 17 gram.

Tersangka mengaku kepepet, karena sebentar lagi hendak melahirkan, sementara suaminya juga mendekam di tahanan dengan kasus serupa.

Mendekam di Tahanan Mapolsek Tulungagung Kota, NL hanya bisa menyesali perbuatannya, warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru, Tulungagung ini, ditangkap polisi atas dugaan kepemilikan dan mengedarkan narkotika golongan satu jenis shabu-shabu.

Tersangka NL ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka lain yang ditangkap sebelumnya, MS yang berperan sebagai kurir.

Dari tangan tersangka MS polisi mengamankan barang bukti shabu seberat 0,4 gram, setelah dilakukan pemeriksaan kemudian polisi melakukan penggerebekan di rumah tersangka NL.

Dari rumah tersebut, polisi kembali mengamankan barang bukti berupa shabu seberat 17, 58 gram serta timbangan digital, yang disembunyikan tersangka di tumpukan baju anak-anak.

AKP Rudi Purwanto, Kapolsek Tulungagung Kota, mengatakan, dihadapan petugas, tersangka NL yang tengah hamil 9 bulan ini mengaku kepepet.

"Menurut tersangka, uang hasil penjualan shabu ini rencananya digunakan untuk biaya persalinan dan kebutuhan bayi, serta dua anaknya yang lain," kata AKP Rudi Purwanto.

Pelaku mengaku nekad mengedarkan barang haram tersebut, lantaran suaminya juga tengah mendekam di tahanan mapolres trenggalek, atas dugaan kasus yang sama, yakni peredaran shabu.

Atas dugaan kepemilikan serta mengedarkan narkoba golongan satu tersebut, kedua tersangka di jerat menggunakan pasal 114 subsider pasal 112, undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga hukuman mati. (yos)

Berita Terkait

Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga

Pasangan Lesbi Kedapatan Edarkan Sabu

Jaringan Narkoba Diringkus Satreskoba Polresta Malang Kota

Polisi Grebek Arena Judi Sabung Ayam di Surabaya
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  3 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  34 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber