Berita Terbaru :
PSBB Tahap Tiga, Koramil Berikan Bantuan Sembako
Pedagang Dari Luar Daerah Wajib Memiliki Surat Keterangan Bebas Rapid Test
Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
   

TNI Kerahkan 12 Ribu Prajurit, 20 Ribu Personel Cadangan Siap Digerakkan
Politik  Selasa, 21-05-2019 | 12:47 wib
Reporter :
Pengamanan di KPU RI menjelang 22 Mei semakin diperketat. Foto Iman
Jakarta pojokpitu.com, Aparat keamanan sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi situasi pada 22 Maei 2019 yang disebut-sebut bakal terjadi aksi unjuk rasa menolak hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019. Bukan hanya Polri, TNI juga ikut bersiap diri. Institusi militer tanah air memastikan siap membantu aparat kepolisian mengamankan pengumuman tersebut. Baik di Jakarta maupun luar ibu kota.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Sisriadi, sejauh ini jumlah personel TNI yang diminta membantu Polri sebanyak 12 ribu orang. Angka itu khusus untuk personel yang diperbantukan di Jakarta.

Di luar Jakarta, satuan kewilayah TNI juga menyiapkan prajurit untuk membantu petugas kepolisian. Operasional seluruh prajurit tersebut diserahkan kepada masaing-masaing komando kewilayahan. Pun demikian di Jakarta.

Kodam Jayakarta sebagai komando kewilayahan di ibu kota sudah ditugasi oleh Mabes TNI untuk mengatur personel bantuan yang mereka kerahkan.

"Selain 12 ribu personel tersebut, TNI menyiapkan 20 ribu personel cadangan yang siap digerakkan sewaktu-waktu di wilayah Jakarta dan sekitarnya," ucap Sisriadi, Minggu (19/5). Puluhan ribu prajurit itu juga disiapkan apabila Polri mendadak meminta tambahan bantuan.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua TNI itu menyampaikan bahwa instansinya juga sudah menyiapkan sejumlah skema agar seluruh prajurit siap dalam kondisi darurat. Di antaranya dengan melaksanakan latihan tactical floor game atau TFG.
"Untuk menguji kesiapan personel," terangnya. Terakhir latihan tersebut dilaksanakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat pekan lalu (17/5).

Melalui latihan tersebut, prajurit TNI juga disiapkan untuk menghadapi situasi rusuh. Satuan khusus yang terdiri atas Satuan Penanggulangan Teroris atau Sat Gultor turut bergerak. Mereka menyelamatkan seluruh petugas KPU dan sejumlah data penting. Di samping satuan khusus, sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) tiga matra TNI juga digerakkan. (syn/jpnn/pul)

Berita Terkait

Lagi, Tiga Habaib Pembakar Polsek Tambelangan Sampang Ditangkap Polda

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Polri Menangani Kerusuhan 22 Mei

Doa Bersama Untuk Kedamaian Indonesia

Viral Video Brimob Hajar Pedemo, Ternyata Ini Faktanya
Berita Terpopuler
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Peristiwa  3 jam

Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba
Icip - Icip  4 jam

Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Peristiwa  3 jam

Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Olah Raga  3 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber