Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Ribuan Ulat Bulu Gatal Serang Kantor Kemenag
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 21-05-2019 | 08:10 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Berita Video : Ribuan Ulat Bulu Gatal Serang Kantor Kemenag
Situbondo pojokpitu.com, Sepekan terakhir, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Situbondo, diserang ribuan ulat bulu. Serangan ulat bulu gatal ini berada di tiap sudut tembok bangunan dan halaman. Akibatnya, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenag, enggan menunaikan ibada sholat di mushola tersebut.

Tak hanya di tembok Musholla Al-Ikhlas, serangan ulat bulu meramba di halaman lingkungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Situbondo.

Tak hanya terlihat berkelompok, ulat bulu juga nampak berkeliaran di berbagai jalan dan sudut tembok bangunan. Bahkan, ulat bulu merambat di tembok tepat pintu masuk mushola Al-Ikhlas.

Akibat serangan ulat bulu gatal ini, para pekerja pegawai negeri sipil di lingkungan Kemenag enggan memunaikan sholat di mushola tersebut. Mereka mengaku geli dan takut melihat ribuan ulat bulu berkeliaran di bebrbagai tempat.

Ariyadi, Kordinator Umum Kemenag Situbondo, menjelaskan, ulat bulu awal mula menyerang dengan skala kecil, hingga sepekan terakhir ribuan ekor datang ke lingkungan Kantor Kemenag Situbondo.

"Meski setiap hari di pungut oleh petugas kebersihan, ulat bulu terus berdatangan," kata Ariyadi.

Pihak Kemenag sebelumnya telah melaporkan ke Dinas Pertanian terkait serangan ulat bulu tersebut. Untuk bisa membasmi ulat bulu, petugas kemenag hanya di beri cairan pembasmi hama. (yos)

Berita Terkait

Penyebab Berkembangbiaknya Ulat Bulu Tidak Seimbangnya Ekosistem Karena Perburuan Liar

Ulat Bulu Masuk Kelas, Aktifitas Belajr Mengajar Terganggu

Warga Basmi Ulat Bulu Dengan Insektisida

Ulat Bulu Serang 3 Desa di Pasuruan
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  20 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  18 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  6 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber