Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Marhaban Ya Ramadhan 

Masjid Sokambang Salah Satu Masjid Tertua Di Kabupaten Sumenep
Senin, 20-05-2019 | 18:32 wib
Oleh : Syaiful Anwar dan Muhammad Arif
Berita Video : Masjid Sokambang Salah Satu Masjid Tertua Di Kabupaten Sumenep
Sumenep pojokpitu.com, Masjid Sokambang merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Masjid ini dibangun pada waktu masa Sultan Abdurrahman Pakunataningrat putra dari Penembahan Sumolo. Sebagian warga Sumenep masih mengkramatkan tempat ini.

Masjid Sokambang yang berada di Desa Kebunagung, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, merupakan masjid tertua yang ada di Sumenep. Masjid Sokambang ini lebih tua dari bangunan Masjid Agung Keraton Sumenep.
 
Masjid ini biasanya digunakan para bangsawan keturun Kerajaan Sumenep untuk shalat, sebelum berziarah ke makam para bangsawan, yaitu di asta tinggi. Hingga kini, Masjid Sokambang sudah mengalami perbaikan tanpa mengubah unsur kekunoan bangunan masjid yang dahulu.
 
Menurut Kyai Amir, Masjid Sokambang dibangun sejak kesultanan Sultan Abdurrahman, bahkan sebelum berziarah ke makam para bangsawan, keturunan bangsawan selalu menyepatkan ke masjid tersebut. Bahkan di bulan Ramadhan ini, banya warga sekitar yang selalu datang ke masjid ini.
 
Perlu diketahui pasti, sejak dulu masjid tersebut sering dibanjiri oleh air yang meluap dari Sungai Kebunagung, sebab masjid tersebut dibangun berdekatan dengan sungai. Sehingga masjdi tersebut dinamakan Masjid Sokambang, yang artinya suka mengambang.(end)

Berita Terkait


Masjid Tiban Masih Jadi Daya Tarik Warga dan Jadi Lokasi Berfoto Pengunjung

Masjid Sokambang Salah Satu Masjid Tertua Di Kabupaten Sumenep

Keindahan Masjid Bawah Tanah di Tuban

Masjid Beronamen Mojopahitan Menjadi Jujukan Musyafir


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber