Berita Terbaru :
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pandemi Covid19, Ribuan Petugas KPU Situbondo Ikuti Rapid Test
Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Persetujuan
BKKBN Jatim Baru Tercapai 70 Ribu Akseptor
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan Gempa
   

Sadis, Guru SD Honorer Ditangkap Sebab Bikin Ujaran Bunuh Jokowi
Hukum  Minggu, 19-05-2019 | 16:25 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Dalam penyidikan, pelaku Hairil Anwar mengaku sangat fanatik sebagai pendukung pasangan Prabowo-Sandi. Foto Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Akibat postingannya di media sosial tentang ujarannya membunuh Presiden RI Joko Widodo, seorang guru sekolah dasar honorer asal Pamekasan akhirnya diringkus Ditreskrimsus Polda Jatim.

Pelaku Hairul Anwar (35) guru sekolah dasar honorer asal Pamekasan, memposting ujaran membunuh presiden di facebook. Tak hanya berujar membunuh, Hairul Anwar sempat menantang polisi untuk menangkapnya atas postingannya.

Dihadapan awak media, Hairul Anwar mengaku bahwa tujuan menulis postingan di media sosial, hanya refleks dan menanggapi situasi politik saat ini. Dalam postingan akun facebook dengan akun Putra Kurniawan itu, Hairul menuliskan kalimat  sadis kepada dan sempat direspon banyak netizen.

Hairul Anwar juga mengakui bahwa nama Jokowi yang dia maksud dalam ujarannya, adalah Presiden Republik Indonesia. Bahkan, Hairul Anwar mengakui dirinya sebagai pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Terkait penangkapan ini, AKBP Cecep Susatiya, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mengatakan, Hairul merupakan guru sd honorer di Pamekasan. Pihaknya menjemput Hairul Anwar,  saat tengah mengajar pada Sabtu pagi. "Hairul memposting kebencian di akun facebook dengan nama Putra Kurniawan, dan menantang polisi untuk menangkapnya," kata AKBP Cecep Susatiya. (pul)

Berita Terkait

Sadis, Guru SD Honorer Ditangkap Sebab Bikin Ujaran Bunuh Jokowi
Berita Terpopuler
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan G...selanjutnya
Metropolis  11 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  5 jam

Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Per...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Kesehatan  8 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber