Berita Terbaru :
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Arema FC Yakin Provokator Tidak Ingin Sepakbola Indonesia Maju
Sepak Bola  Minggu, 19-05-2019 | 00:25 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, General Manager Arema FC Ruddy Widodo meyakini, tindakan yang dilakukan provokator dalam laga pembuka liga 1 2019 hanya satu, yang menginginkan sepakbola indonesia tidak maju.

Kerusuhan suporter terjadi saat laga pembuka liga satu, yang mempertandingkan antara PSS Sleman kontra Arema FC di Stadion Menguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Imbas dari kerusuhan suporter ini, wasit sempat menghentikan pertandingan selama 30 menit.

Menurut Ruddy Widodo, kekalahan Arema FC atas PSS Sleman bukan akibat gagal fokus, tetapi karena masalah hati. Sebab keluarga mereka, yakni aremania dan beberapa istri pemain berada di tribun penonton, yang dilempari pecahan ubin, batu dan paving oleh oknum provokator.

Manajer Arema FC yakin komisi disiplin PSSI bijaksana dalam menentukan sanksi, sesuai parameter tanpa berandai-andai. Hal tersebut dikarenakan di lokasi kejadian semua pihak hadir menjadi saksi, mulai dari PSSI, Bopi hingga PT. LIB.
Pihaknya melihat bopi lebih konsentrasi ke panitia pelaksana pertandingan laga pembuka liga satu 2019 Rabu malam lalu.

"Kita menyayangkan provokator yang menginginkan sepakbola indonesia tidak maju, dengan memberi gambaran pada laga pembuka kompetisi sudah terjadi kerusuhan," kata Ruddy Widodo.

Meski banyak pihak yang disangkut pautkan dengan tindakan provokasi tersebut, namun pihak Arema FC tidak mau gegabah menuduh salah satu pihak dan hanya berharap masalah ini segera terselesaikan.
Terlebih bopi sudah memberi waktu tiga kali 24 jam kepada operator kompetisi, terhitung mulai jumat sore untuk memberi laporan resmi, terkait hasil investigasi kejadian tersebut. (yos)




Berita Terkait

Force Majeure, PSSI Hentikan Liga Sesuai Status Tanggap Darurat BNPB

Tragis, Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Dihentikan Sementara

Rakor Pertandingan Liga 1 Arema FC VS Persib

Inilah Klasemen Liga 1, Setelah Persib Menang 5-2 dari PSM Makassar
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  5 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  4 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  3 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  44 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber