Berita Terbaru :
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pandemi Covid19, Ribuan Petugas KPU Situbondo Ikuti Rapid Test
Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Persetujuan
BKKBN Jatim Baru Tercapai 70 Ribu Akseptor
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan Gempa
   

Umat Budha Berharap Sembayang Waisak Tetap Digelar di Halaman Klenteng
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 18-05-2019 | 11:01 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Pada perayaan waisak besok, kemungkinan kegiatan sembahyang ditiadakan. Hanya beberapa jamaah berharap sembahyang tetap digelar meskipun di halaman klenteng. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Pada Sabtu pagi, kondisi Klenteng Tri Dharma Sumber Naga Kota Probolinggo yang terbakar pada dini hari sudah sepenuhnya padam. Hanya asap tipis masih keluar dari kaki-kaki bangunan yang terbuat dari kayu.

Sejak pagi Klenteng Tri Dharma Sumber Naga Kota Probolinggo ramai dikunjungin warga. Mereka penasaran bangunan tua ini ludes terbakar hanya beberapa jam saja.

Tidak ada aktifitas, baik yang dilakukan pengurus dan jamaah klenteng maupun yang dilakukan polisi. Garis polisi ditambah pagar besi masih menutup pintu gerbang klenteng yang dibuat tahun 1865 itu. Polisi sengaja memberi garis polisi, agar warga tidak sembarangan masuk. Hingga nantinya menyebabkan TKP rusak maupun benda berharga ratusan tahun hilang.

Nyaris tidak ada yang tersisa di gedung utama, semua bangunan dan isinya ludes, hanya Patung Dewa Kong Con Hu Cin Jin yang merupakan dewa tuan rumah terbakar 50 persen. Saat ini dewa asal Blambangan Banyuwangi yang terbuat dari kayu ini berada di tempat yang aman.

Tio Fiana salah satu jamaah budha berharap pada sembahyangan perayaan Waisak Minggu besok, digelar di halaman klenteng. Sementara menurut Erfan Sujiono, ketua 2 pengurus Klenteng Tri Dharma Sumber Naga mengatakan, dengan kondisi bangunan habis terbakar kemungkinan besar sembahyang perayaan hari raya Waisak ditiadakan. Pihak pengurus klenteng fokus pada pasca bangunan terbakar. "Kami belum bisa mentaksir jumlah kerugian akibat kebakaran ini," kata Erfan Sujiono. (pul) 

Berita Terkait

Masjid Dengan Arsitektur Tionghoa, Mirip Klenteng Tuban

Pengurus TITD Hok Swie Bio Tolak Eksekusi Klenteng

Polemik Kepengurusan Klentheng Kwan Sing Bio Mulai Temukan Titik Temu

Pasca Terbakar, Pengurus Klenteng Langsung Bertemu Walikota Probolinggo
Berita Terpopuler
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan G...selanjutnya
Metropolis  11 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  5 jam

Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Per...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Kesehatan  8 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber