Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Harga Tiket Pesawat Sudah Turun Harga, Penumpang Masih Keluhkan Bagasi Berbayar
Sabtu, 18-05-2019 | 09:10 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Upaya pemerintah menurunkan harga tiket dari batas atas 12 hingga 16 persen, disambut baik oleh sejumlah calon penumpang khusunya mengunakan jasa angkutan udara di Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Meskipun adanya penurunan tiket pesawat, hingga kini para calon penumpang masih mengelukan harga tiket yang masih tinggi, yang masih memberatkan penumpang.

Selain  karena  masih tingginya haraga tiket pesawat, para calon penumapang juga masih  mengeluhkan adanaya aturan bagasi berbayar yang kini masih diterapkan oleh beberapa maskapai, sehingga  harga tiket pesawat dinilai masih tinggi.

Calon penumpang ini berharap, pemerintah juga menurunkan atau meniadakan harga bagasi berbayar tersebut. Mahalnya harga tiket membuat kondisi arus penumpang yang akan mudik lebih awal melalui Bandara Juanda Surabaya, terlihat sepi dan cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya.

Jika biasanya akan memasuki pertegahan bulan ramadhan sudah ramai, khususnya yang menuju luar pulau. Namun saat ini menurun dan cenderung sepi, akibat dampak tingginya harga ticket pesawat. (yos)

Berita Terkait


Harga Tiket Pesawat Belum Banyak Berubah, Ini Dampaknya

Harga Tiket Pesawat Sudah Turun Harga, Penumpang Masih Keluhkan Bagasi Berbayar

Janji Pemerintah Menurunkan Harga Tiket Belum Terbukti

Tarif Batas Atas Tiket Pesawat 12-16 Persen


Tarif Tiket Pesawat Dorong Nilai Inflasi Jawa Timur Awal 2019

Harga Tiket Pesawat Naik, Menhub Terima Laporan Inaca

Sudah Low Season, Harga Tiket Pesawat Domestik Naik

Otoritas Bandara Ingatkan Maskapai Tak Nakal Soal Tarif Tiket Pesawat

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber