Berita Terbaru :
Merasa Ditipu , Seorang Kades Lapor ke Polisi
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
   

Ulama Dukung KPU dan Bawaslu Lakasanakan Tahapan Pemilu 2019
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 16-05-2019 | 21:06 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Para ulama menilai people power tidak sesuai dengan anjuran agama, karena tidak menghargai kinerja penyelengara negara. Foto Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Puluhan ulama, tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Bondowoso, menggelar deklarasi damai mendukung KPU dan Bawaslu untuk menyelesaikan tahapan Pemilu 2019.

Deklarasi damai ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pengasuh pondok pesantren ini digelar di Masjid Al Falah, Desa Pancoran Kecamatan Kota Bondowoso. Deklarasi untuk mendukung dan mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu pada penyelenggaraan Pemilu 2019.

Selain kepada penyelengagra dan pengawas, puluhan ulama juga berterimaksih kepada pihak TNI dan Polri karena telah menjaga mengamankan jalannya tahapan. Mulai persiapan, proses pungut hitung suara hingga penghitungan yang saat ini masih berjalan.

Ulama Bondowoso melalui KH Qurdi Sulaiman, menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu tidak jelas, berita hoax serta ujaran kebencian sehingga memicu tindakan yang menyalahi undang-undang. "Keputusan hasil Pemilu pada tanggal 22 Mei mendatang adalah keputusan final yang tidak bisa diganggu gugat," kata KH Qurdi Sulaiman.

Para ulama juga sangat menyesalkan adanya rencana gerakan people power dengan tidak percaya pada keputusan KPU. Pasalnya telah dijelasakan sebagai anjuran dalam agama Islam untuk taat kepada pemerintahan.

Diakhir acara deklarasi, seluruh undangan yang hadir memanjatkan doa tahlil untuk para pejuang demokrasi yang gugur dalam menjalankan tugas. Baik dari penyelenggara, pengawas, maupun dari pihak keamanan. (pul)






Berita Terkait

Ulama Dukung KPU dan Bawaslu Lakasanakan Tahapan Pemilu 2019
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  10 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  10 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  7 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber