Berita Terbaru :
Merasa Ditipu , Seorang Kades Lapor ke Polisi
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
   

Pelayanan Puskesmas Buruk, Satu Nyawa Balita Meninggal
Peristiwa  Kamis, 16-05-2019 | 18:04 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Pelayanan Puskesmas Sedati disoal. Penanganan terhadap pasien tak maksimal dan buruk, hingga diduga mengakibatkan satu balita meninggal dunia. Balita Iqbal yang mengalami demam tinggi dan sesak napas tak mendapatkan pelayanan maksimal.

Hanya bisa terdiam dan memandang surat keterangan kematian atas nama anaknya M. Iqbal Abdur Razak, balita berumur 5 bulan anak keenam. Bambang Hidayat, warga Perum Jaya Regency Tahap 5 Blok CE 2 ini tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
 
Dirinya menyesalkan atas penanganan Puskesmas Sedati Sidoarjo saat menangani anaknya yang pada saat itu tengah demam tinggi dan sesak napas. Peristiwa pada Senin (6/5) pukul 5 pagi itu masih lekat diingatannya.
 
Iqbal, anaknya yang pada saat itu panas, diare, dan sesak napas kemudian dibawanya ke Puskesmas Sedati yang memiliki pelayanan UGD 24 jam. Ditangani oleh petugas medis yang kemudian menangani Iqbal di ruang bersalin atau VK. Iqbal kemudian dipasang slang oksigen ke dubur, untuk penurun panas.
 
Bambang Hidayat yang pada saat itu sempat meminta masker untuk bayi, namu dijawab petugas medis, tidak ada. Bahkan menurut pengakuannya, dokter baru ada pada saat siang. Bingung dan panik karena kondisi anaknya yang demikian dan diminta untuk membawa ke RSUD Sidoarjo segera.
 
Karena hanya membawa sepeda motor pada saat itu, bersama istrinya, Bambang Hidayat kemudian membawa anaknya segera ke RSUD Sidoarjo dengan memakai sepeda motor, tidak dengan menggunakan ambulans milik puskesmas.
                   
Di RSUD Sidoarjo, ditangani langsung petugas medis UGD RSUD Sidoarjo, nyawa Iqbal sudah tak tertolong dan dinyatakan telah meninggal pada pukul setengah tujuh pagi.
 
Walaupun telah ikhlas atas berpulangnya si anak, Bambang Hidayat masih menyesalkan pelayanan 24 jam puskesmas yang berada di Sedati Sidoarjo. Diharapkan pelayanan yang dialami dirinya ini tak dialami oleh pihak lainnya. (end)

Berita Terkait

Petugas Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19, Puskesmas Ditutup

Ada yang Positif, Pelayanan Puskesmas Tak Terganggu

Segala Pelayanan Publik Disini Dilayani Hingga Malam Hari

Pelayanan Puskesmas Buruk, Satu Nyawa Balita Meninggal
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  10 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  10 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  7 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  13 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber