Berita Terbaru :
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
Puluhan Tahanan Polres Jalani Rapid Test Massal Mendadak
Penyekatan Kendaraan di Jalur Perbatasan Jatim - Jateng
Dievaluasi, Kualitas Beras BPNT di Tuban Dikabarkan Tak Layak Konsumsi
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
   

Kantor Kesehatan Pelabuhan Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Virus Monkeypox
Metropolis  Kamis, 16-05-2019 | 16:57 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya langsung bereaksi cepat untuk mencegah masuknya virus cacar monyet atau monkey pox, melalui Bandara Juanda. Petugas meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang asal Singapura yang mendarat di Surabaya. Selain memeriksa dengan alat pengukur suhu tubuh, petugas juga menyiapkan ruang observasi karantina bagi penumpang yang dicurigai membawa virus asal Afrika ini.

Penumpang pesawat asal Singapura yang turun di Bandara Juanda ini tengah dipantau kondisi suhu tubuhnya dengan alat thermal scanner oleh petugas jaga Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.

Thermal scanner sudah lama beroperasi, namun sejak adanya virus cacar monyet atau monkey pox, petugas meningkatkan kewaspadaan. Melalui layar, petugas memantau satu persatu penumpang yang turun. Bila suhu tubuh tinggi, maka monitor akan menunjukkan warna merah.

Selain meningkatkan kewaspadaan, petugas juga menyiapkan klinik di bandara. Untuk memberikan penanganan pertama penumpang yang terdeteksi suhu tubuh tinggi, maka selanjutnya dirujuk ke ruang observasi karantina. Jika terdeteksi positif, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit pemerintah.

"Saat ini, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya telah menyiapkan dua ranjang perawatan di ruang observasi karantina. Ruang ini disediakan dokter jaga yang siap 24 jam bertugas, serta obat - obatan. Petugas juga menyiapkan peralatan medis mulai dari baju kesehatan hingga peralatan kesehatan lainnya," papar Dr M Budi Hidayat, Kepala KKP Kelas 1 Surabaya.  

Diharapkan  dengan langkah  antisipasi ini, virus monkey pox tak masuk dan menyebar di Indonesia.(end)

Berita Terkait

Kantor Kesehatan Pelabuhan Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Virus Monkeypox
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  5 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  7 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  11 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber