Berita Terbaru :
Dengan Nasi Tumpeng, Walikota Surabaya Peringati Hari Jadi Surabaya Ke 722
Seorang Nenek Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Rumah
Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
   

Jadi Bandar Judi, Warga Gondanglegi Dibekuk Polisi
Peristiwa  Kamis, 16-05-2019 | 16:31 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Bulan puasa Ramadhan tidak menyurutkan pelaku perjudian yang ingin mendapatkan hasil dengan masih mencari cara dan tempat untuk menggelar perjudian. Seperti yang dilakukan di kawasan Kecamatan Gondanglegi ini misalnya, yang menggelar judi ecek menyerupai judi dadu di sebuah tegalan yang gelap.

Abdul Malik (52) warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Gondanglegi lantaran menggelar perjudian jenis ecek di desanya.

Judi jenis ecek atau menyerupai judi dadu dengan menombokkan uang pada gambar yang dipilih, lalu kertas bergambar dikocok layaknya arisan. Gambar yang sama akan mendapatkan hasil 10 kali lipat dalam pembayarannya, yang membuat mereka hampir setiap hari melakukannya.

Meskipun dalam suasana Ramadhan, mereka tetap menggelar sehabis sholat tarawih, dengan memilih tempat di tegalan yang gelap dan sepi, serta menggunakan senter 3 buah sebagai penerangan mereka dengan ditutup genting.

Peralatan judi ecek ini cukup simpel, dengan beberan bergambar dan kocokan kertas bergambar, sudah bisa melaksanakan perjudian tersebut, dengan berbagai macam tombokan mulai Rp 1.000 hingga Rp 10 ribu.

Menurut pelaku perjudian, Abdul Malik, dirinya memang sengaja mencari tempat di tegalan untuk menggelar perjudian tersebut. "Dengan penombok kisaran 10 orang dan uang taruhan kisaran hingga Rp 10 ribu, dan mendapatkan 10 kali lipat jika tembus gambar pemasang. Terkadang rugi, terkadang untung, sebagai bandar dengan modal Rp 300 ribu. Judi dilakukan selama puasa seusai tarawih," kata Abdul Malik, pelaku perjudian.

Untuk barang peralatan judi ecek yang turut diamankan petugas di antaranya, beberan judi ecek, 3 lampu senter, kaleng judi ecek, 3 genting wuwung, karung serta uang taruhan sebesar Rp 560 ribu.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukumannya maksimal hingga 10 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

2 Minggu Jadi Bandar Judi Dadu, Warga Jabung Malang Terpaksa Mendekam di Tahanan Polsek

Jadi Bandar Judi, Warga Gondanglegi Dibekuk Polisi

Petugas Tangkap Bandar Judi Yang Mangkal di Pasar Hewan

Dua Bandar Judi Dadu Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  17 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  17 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  7 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  16 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber