Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Marhaban Ya Ramadhan 

Bagi-Bagi Takjil Bubur, Tradisi Bersedekah Sunan Bonang
Kamis, 16-05-2019 | 12:39 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Untuk melestarikan tradisi bersedekah wali songo, warga sekitar komplek pemakaman Sunan Bonang di Tuban, Jawa Timur, menyediakan takjil gratis bagi musafir dan warga sekitar. Mereka membagi-bagikan takjil bubur tulang sapi, yang merupakan resep turun-temurun peninggalan sunan bonang sejak ratusan tahun silam.

Suasana tersebut berada di Komplek Pemakaman Sunan Bonang Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban, selama bulan suci ramadhan. Sesudah sholat dhuhur, makam yang menjadi cagar budaya nasional ini mulai terlihat sibuk. Sejumlah warga bergotong royong memasak bubur suruh untuk takjil buka puasa.

Bubur yang lebih dikenal dengan sebutan bubur bonang ini memiliki bahan baku diantaranya, beras, daging sapi, santan kelapa, garam, bumbu rempah, serta irisan bawang putih dan bawang merah. Yang menjadikan bubur bonang beda dengan bubur pada umumnya adalah campuran tulang sapi. Sebab kaldu yang dihasilkan dari rebusan tulang sapi ini memberi rasa khas pada bubur bonang.

Proses memasak berlangsung cukup lama, sekitar tiga jam lebih. dalam proses pembuatannya, bubur harus diaduk terus menerus mulai dari proses awal sampai bubur jadi. Selanjutnya bubur yang telah matang dibiarkan hingga menjelang waktu buka puasa. Makanan sederhana ini sangat ditunggu-tunggu warga sekitar dan para musafir serta peziarah yang melakukan iktikaf di makam sang sunan.

Ridwan, pembuat bubur suruh, mengatakan, bagi-bagi takjil bubur ini merupakan tradisi warga sekitar lokasi pemakaman Sunan Bonang untuk menyediakan takjil bagi musafir dan warga miskin selama bulan ramadhan. Tradisi ini merupakan peninggalan sunan bonang dan telah dilakukan turun-temurun sejak ratusan tahun lalu.

Saat pembagian dimulai, baik anak-anak hingga orang dewasa berkumpul dan rela antri demi mendapatkan sepiring bubur untuk takjil buka puasa. Bubur yang dibuat dengan bumbu rempah-rempah ini cocok untuk menu pembuka, karena terasa dingin dan nyaman di perut setelah seharian berpuasa.

Sunan Bonang merupakan satu dari sembilan wali penyebar agama islam di tanah jawa, kondisi masyarakat yang miskin pada jaman itu membuat sunan bonang dan pengikutnya mencoba bersedekah dengan menyediahkan buka puasa gratis berupa bubur.

Perkembangannya selain diperuntukan bagi warga sekitar, bubur ini juga dibagikan kepada para musafir dan peziarah makam Sunan Bonang yang kebetulan singgah. (yos)

Berita Terkait


Berburu Takjil di Kampung Madinah Temboro

Kue Putu, Makanan Tradisional Bojonegoro yang Digemari Warga Bojonegoro

Tepis Stigma Negatif Komunitas Motor, YNCI Kediri Bagi Takjil

Menyantap Ikan Bakar di Kawasan Wisata Kampung Blekok


Bulan Romadhon Membawah Berkah Bagi Berjualan Takjil

Bagi Takjil Sambil Kampanye Keselamatan Berkendara

Pasar Takjil Laris Manis Saat Ramadhan

Satlantas Polres Ngawi Tiap Hari Bagi Takjil

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber