Berita Terbaru :
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
KPAI Buka Posko Pengaduan PPDB 2020, Ini Nomor Kontaknya
Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
   

Kejati Jebloskan Mantan Dirut PT DOK ke Tahanan
Hukum  Kamis, 16-05-2019 | 10:27 wib
Reporter : Usrox Indra
Surabaya pojokpitu.com, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Rabu (16/5) sore menahan mantan direktur utama PT DOK dan Perkapalan Surabaya, Riry Syeried lantaran melakukan korupsi pengadaan kapal bekas senilai Rp 63 miliar dari nilai kontrak Rp 100 miliar.

Penahanan Riry Syeried, tersangka korupsi pengadaan kapal di PT DOK Surabaya ini, dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan sejak Rabu pagi. Tersangka langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas Satu Surabaya, Cabang Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Seperti diketauhi, kasus korupsi di PT DOK Surabaya ini bermula pada tahun 2015 lalu. PT DOK mendapat penyertaan modal negara sebesar Rp 200 milyar, untuk membeli Kapal Floating dok bekas senilai Rp 63 milyar dari Rusia, melalui jasa PT A&C. Dalam perjalanan ke Indonesia, kapal berusia 43 tahun tersebut tenggelam.

Menurut Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim, Didik Farkhan, sesuai hasil audit yang dilakukan BPK, pengadaan Kapal Floating Dok tersebut telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 63 milyar, serta melanggar ketentuan impor barang modal bukan baru, tentang pengadaan barang dan jasa.

"Selain tersangka mantan Dirut PT DOK dan Perkapalan, dalam kasus ini kami juga telah menahan direktur PT A&C, selaku rekanan dari PT DOK Surabaya," kata Didik. (pul)

Berita Terkait

Mantan Dirut PT Dok dan Perkapalan Surabaya Didakwa 20 Tahun

Presdir Rekanan PT DOK Dituntut 18 Tahun 6 Bulan Penjara

Terungkap Harga Kapal Rusia Proyek PT DOK Hanya Rp 38 Miliar

Kejati Jebloskan Mantan Dirut PT DOK ke Tahanan
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19 Investasi Kabupaten Madiun Belum Capai Target Triwulan I
Politik  9 jam

Penerimaan Siswa Baru Akan Digelar Secara Online
Pendidikan  7 jam

Penjelasan Deddy Corbuzier Soal Video Wawancara dengan Siti Fadilah
Infotainment  6 jam

Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber