Berita Terbaru :
Antisipasi Covid - 19 Pasca Libur Lebaran, Ratusan Karyawan Pabrik Dirapid Test
Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
   

Begini Penangkapan Sugeng Pelaku Mutilasi, Seperti Film Detektif
Peristiwa  Kamis, 16-05-2019 | 09:38 wib
Reporter :
Foto istimewa
Malang pojokpitu.com, Penangkapan terduga pelaku mutilasi Pasar Besar Malang bernama Sugeng, Rabu (15/5) kemarin penuh drama, bak film dengan genre thriller. Sugeng ditangkap jajaran Polres Malang Kota berkat petunjuk awal di telapak kaki korban yang bertuliskan nama Sugeng.

Polisi bersama anjing pelacak sempat menginvestigasi daerah yang diduga lokasi tersangka berada, tetapi saat itu dia tidak berada di tempat. "Anjing pelacak sempat menggonggong di lokasi yang kami duga. Namun, awalnya belum ketemu (terduga)," ujar Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

"Penyidik melakukan penyelidikan di beberapa lokasi, termasuk di daerah Jodipan. Di sana ditemukan di sebuah rumah warga, tulisan yang sama (karakteristiknya) dengan tulisan di TKP," tambah Asfuri.

Setelah mengumpulkan petunjuk awal dan mendapatkan ciri-ciri terduga pelaku. Dengan berbekal bau di pakaian yang ditemukan polisi di TKP, anjing pelacak beraksi.

"Berdasarkan penciumannya, anjing pelacak menuju ke lokasi di daerah sekitar tempat kremasi mayat Panca Budi. Di sana anjing berhenti, namun pada saat itu belum ada yang diduga sebagai pelaku," kata Asfuri.

Tidak berhenti sampai di situ, petugas yang menyisir untuk penyidikan daerah Klentheng Eng An Kiong, Martadinata mengetahui ada seseorang yang sedang tidur.

"Oleh anggota kami, dipanggil nama (Sugeng) tersebut. Kemudian langsung yang bersangkutan menyahut. Anggota pun menginterogasi," katanya.

Sugeng pun mengaku kepada polisi bahwa telah melakukan tindakan mutilasi yang dilakukan di Pasar Besar Malang. "Kami mengundang psikolog maupun psikiater untuk membantu investigasi lebih lanjut terduga pelaku ini," tandasnya. (elfran vido/radarmalang/jpnn/pul)

Berita Terkait

Begini Pengakuan Terbaru Sugeng, Ternyata Sungguh Ngeri !

Kemungkinan Besar Sugeng Pelaku Mutilasi Mengidap Gangguan Kejiwaan

Hasil Rekomendasi, Sugeng Akan Dirujuk ke RSJ Lawang

Pelaku Mutilasi Mengaku Baru Sehari Kenal Korban, Korban Mengeluh Sakit
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  15 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  16 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Malang Raya  5 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  15 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber