Berita Terbaru :
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Korupsi Dana Kas Desa, Kades Sombron Nganjuk Mulai Diadili
Hukum  Rabu, 15-05-2019 | 17:32 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Hartono, Kepala Desa Sombron, Kecamatan Loceret, Nganjuk yang diduga menyelewengkan anggaran pendapatan dan belanja desa mulai diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu siang. Dalam dakwaan, Hartono menyalahgunakan APBDes mulai tahun anggaran 2013 hingga 2017 dengan kerugian negara Rp 334 juta.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Eko Baroto, dari Kejari Nganjuk, terdakwa Hartono, Kades Sombron ini diduga menyalahgunakan anggaran desa mulai tahun 2013 hingga 2017. Diantaranya menyewakan tanah kas desa atau bengkok, namun hasilnya tidak disetorkan ke kas desa. Akibat perbuatan terdakwa ini, negara dirugikan Rp 132 juta.

"Kesalahan lain yang dilakukan terdakwa, yakni menggunakan alokasi dana desa untuk proyek fisik, tanpa melibatkan pelaksana kegiatan. Proyek- proyek tersebut antara lain pembangunan saluran irigasi. Pelebaran jalan dan pembangunan jalan dan gapura," tutur Eko Baroto.

Dari pengerjaan proyek fisik ini, ada kerugian negara sekitar 202 juta rupiah. Sehingga dari dua kesalahan terdakwa tersebut, negara dirugikan Rp 334 juta.

Perbuatan Kades Hartono ini jelas melanggar pasal 2 ayat 1 juncto pasal 3 juncto pasal 8 juncto pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. Atas dakwaan ini, terdakwa langsung mengajukan nota keberatan atau eksepsi yang akan dibacakan minggu depan, 22 Mei 2019. (end)

Berita Terkait

Jaksa Kejari Mojokerto Eksekusi Mantan Kepala Desa Sambilawang Terpidana Kasus Korupsi

Tersandung Dugaan Korupsi Jual Beli Tanah, Kades Ditetapkan Jadi Tersangka

Korupsi Dana Kas Desa, Kades Sombron Nganjuk Mulai Diadili

Kepala Desa Sempol Maospati Magetan Jadi Tersangka Korupsi
Berita Terpopuler
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  1 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  13 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  11 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  10 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan

PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tingg...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber