Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Badan Pemeriksa Keuangan Dan Pembangunan Jawa Timur, melakukan pemeriksaan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, terkait dugaan pengadaan lahan relokasi SMPN 1 Mantingan. Foto Herpin
Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Diperiksa BPKP Jatim
Rabu, 15-05-2019 | 14:00 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Melanjutkan pemeriksaan kasus dugaaan korupsi, BPKP Jawa Timur memanggil sejumlah pejabat Pemkab Ngawi, di Satreskrim Polres Ngawi. Salah satunya, Abimanyu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi.

Abimanyu ikut diperiksa sebagai saksi, atas dugaan korupsi pengadaan lahan relokasi SMPN 1 Mantingan. Pengadaan lahan bersumber dari  dana APBD Ngawi tahun 2017 senilai Rp 2,7 miliar. Program tersebut merupakan upaya dinas pendidikan setempat, untuk relokasi SMPN 1 Mantingan yang tanahnya diminta kembali oleh Pondok Gontor Putri. Dalam proses tersebut, diduga terjadi korupsi. Dari proses penyelidikan dan penyidikan, polisi menemukan ada kerugian negara sebesar Rp 1,1 milyar.

Lahan yang menjadi obyek korupsi kini masih terlantar karena adanya proses hukum. Sebanyak 7 sertifikat lahan seluas hampir 1 hektar itu, diamankan penyidik sebagai barang bukti.

Menurut Abimanyu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi, dirinya diminta menjawab sejumlah pertanyaaan oleh petugas dari BPKP Jawa Timur

Setelah pemeriksaan BPKP berakhir, pihak Polres Ngawi akan menetapkan tersangka korupsi. Tak hanya itu saja, polisi juga akan menelusuri penerima aliran dana korupsi tersebut selain ke para tersangka. (pul)

Berita Terkait


Kejari Ngawi Akan Memproses Hukum Kasus Korupsi 2 Koperasi Simpan Pinjam

Kepala Dinas Pendidikan Ngawi Diperiksa BPKP Jatim

BPKP Jatim Periksa Pejabat Pemkab Ngawi Terkait Dugaan Korupsi


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber