Berita Terbaru :
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
   

Inilah Waktu Terbaik untuk Makan Buah
Life Style  Selasa, 14-05-2019 | 23:23 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
pojokpitu.com, Makan buah masih belum terlalu membudaya di kalangan masyarakat. Jika pun seseorang atau suatu keluaga memiliki kebiasaan ini, buah lebih sering dikonsumsi sebagai camilan atau pencuci mulut. Rasa manis alami dan kesegarannya dinilai dapat menetralkan efek makan porsi besar.

Selain itu, banyak orang yang mengandalkan konsumsi buah sebagai usaha untuk menurunkan berat badan. Mengenai kapan waktu terbaik untuk makan buah, ada banyak mitos yang beredar dan sering kali menyesatkan. Mari simak kebenarannya di sini.

Mitos 1: jangan makan buah saat perut sedang kosong

Mitos ini mengklaim bahwa makan buah dapat memperlambat proses pencernaan dan membuat makanan yang baru saja dikonsumsi dapat menetap lebih lama di lambung, terfermentasi, dan "membusuk".

Meski mitos ini tidak sepenuhnya salah, memang betul bahwa serat yang dimiliki buah bisa memperlama pengosongan lambung. Menurut penelitian yang dipublikasikan di "Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition", konsumsi serat pada orang yang sehat dapat memperlama pengosongan lambung dari waktu rata-rata, dari 72 menit menjadi 86 menit.

Meski menurut penelitian di atas makanan dicerna lebih lama, tetapi makanan tersebut tidak akan terfermentasi atau "membusuk".

Jadi, makan buah saat perut kosong tidak masalah, justru direkomendasikan untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan karena bisa bikin kenyang lebih lama.

Mitos 2: makan buah sebelum atau sesudah makan bisa menurunkan kadar nutrisinya

Tubuh manusia memiliki proses metabolisme yang sudah terorganisir dengan baik, termasuk pada saluran pencernaan. Berukuran panjang hingga 6 meter dan luas permukaan untuk menyerap nutrisi hingga 30 m2, menjadikan usus halus dapat menyerap sempurna nutrisi dari makanan apa pun.

Artinya, buah yang dikonsumsi nutrisinya akan terserap sempurna, meskipun Anda makan buah sebelum makan, sesudah makan atau bahkan saat perut kosong.

Mitos 3: waktu terbaik makan buah adalah pada siang hari

Klaim dari mitos ini adalah metabolisme tubuh akan melambat pada siang hari. Sehingga, mengonsumsi makanan yang tinggi gula seperti buah dapat meningkatkan kadar gula darah dan akan "membangunkan" sistem pencernaan tubuh.

Faktanya, makanan apa pun yang mengandung karbohidrat akan meningkatkan kadar gula darah setelah diserap oleh tubuh, baik itu pada waktu pagi, siang, maupun malam hari.

Kesimpulannya, makan buah pada waktu kapan pun sama baiknya dan akan tetap membawa manfaat untuk tubuh.

Mitos 4: diabetesi sebaiknya makan buah 1-2 jam sebelum makan porsi besar

Penderita diabetes sering kali mengalami masalah di saluran cerna, seperti mudah begah, susah buang air besar, dan sebagainya.Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa konsumsi buah dapat mengatasi ataupun memperberat masalah saluran cerna pada penyandang diabetes. Namun, yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula yang terdapat di dalam buah akan meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh secara cepat.

Ketimbang makan buah secara terpisah, penderita diabetes sebaiknya makan buah bersamaan dengan makanan lain atau sebagai camilan, berbarengan dengan makanan tinggi protein, lemak, atau makanan berserat lainnya.

Tujuannya agar protein, serat dan lemak yang dikonsumsi bersamaan dengan buah dapat memperlambat pengosongan lambung. Sehingga, kadar gula darah tidak melonjak dengan cepat.

Kesimpulannya tidak ada waktu terbaik untuk makan buah. Dikonsumsi pada waktu kapan pun buah akan sama baiknya, begitu juga saat perut kosong atau setelah makan. Berbagai nutrisi baik yang terkandung dalam buah-buahan tetap bisa Anda rasakan.(RN/ RVS/klikdokter)


Berita Terkait

Puluhan Hektar Tanaman Jeruk Pamelo Mati Kekeringan

Inilah Waktu Terbaik untuk Makan Buah

Produksi Jeruk Petani di Pamekasan Menurun 30 Persen
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  13 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  15 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  14 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber