Berita Terbaru :
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Kenang Tragedi Bom, Warga Ikuti Doa Lintas Agama
Metropolis  Selasa, 14-05-2019 | 21:21 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Peringatan setahun bom yang menggunacang tiga gereja, digelar di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Raya Ngagel Surabaya. Dalam peringatan ini, dihadiri oleh sejumlah korban bom yang mengalami luka-luka, serta tokoh lintas agama. Foto Nanda
Surabaya pojokpitu.com, Sejumlah tokoh lintas agama dan ratusan jemaat gereja, serta warga dari berbagai agama menghadiri acara peringatan setahun bom yang mengguncang 3 gereja di surabaya pada 13 Mei 2018 lalu.

Sebelum melakukan doa lintas agama, puisi-puisi dan nyanyian-nyanyian perdamaian dari perwakilam agama digaungkan pada acara tersebut. Tak hanya itu acara tersebut juga dihadiri sejumlah korban bom. Salah satunya seperti anggota Polsek Gubeng bernama Ipda Ahmad Nurhadi yang harus rela mengalami kebutaan serta luka di kaki hingga membuatnya lumpuh.

Ipda Nurhadi datang ke Gereja Santa Maria Tak Bercela didampingi istrinya. Ipda Nurhadi mengatakan, saat itu dirinya tengah berjaga di pintu gerbang sisi selatan Gereja Santa Maria. Atau tepatnya di pos penjagaan. Kemudian tiba-tiba bom meledak. Sejak saat itulah Ipda Nurhadi sudah tak sadarkan diri. "Namun yang pasti saya sudah ikhlas dan memaafkan para pelaku," kata Ipda Ahmad Nurhadi.

Sementara itu Romo Eka Winarno, Kepala Paroki Gereja Santa Maria Tak Bercela mengatakan, semua yang hadir di acara ini menolak dengan tegas segala bentuk kekerasan dan kejahatan terorisme. Selain itu, doa bersama lintas agama juga digelar sebagai sarana refleksi memperingati tragedi kemanusiaan yang terjadi setahun lalu.

Acara peringatan setahun bom di tiga gereja di Surabaya dipungkasi dengan menyalakan lilin sebagai simbol semangat menghargai kerukunan umat beragama. Serta ditutup dengan doa bersama lintas agama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di Indonesia. (pul)

Berita Terkait

Kenang Tragedi Bom, Warga Ikuti Doa Lintas Agama

WNI Berinisial KW Lolos dari Bom di Sri Lanka

Ledakan Bom di Gereja Sri Lanka, Dubes: Belum Ada Korban WNI

Rayakan Paskah, 100 Orang Tewas Terkena Ledakan Bom di Sri Lanka
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  9 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  8 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  7 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  1 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber