Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Mantan Bupati Trenggalek Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Kasus Korupsi PDAU
Selasa, 14-05-2019 | 19:35 wib
Oleh : Simon, Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Mantan bupati Trenggalek, Soeharto, periode tahun 2005-2010 ditetapkan sebagai tersangka korupsi penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU), milik Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada PT. Bangkit Grafika Sejahtera (BGS) tahun 2007, dengan kerugian negara mencapai Rp 7 milyar.

Soeharto diperiksa oleh kejaksaan negeri trenggalek hampir sekitar lima jam, sebelumnya dalam pemeriksaan Soeharto menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Lulus Mustofa mengatakan, benar bahwa mantan bupati trenggalek periode 2005-2010 ditetapkan menjadi tersangka ,terkait perkara penyertaan modal pada pdau bumd dalam pembiayaan mesin percetakan senilai Rp 10 milyar 800 juta, namun mesin yang di beli tersebut merupakan mesin dengan dalam kondisi rusak.

"Tidak bisa di pakai untuk mencetak koran, bahkan gambar dan huruf menjadi dobel. Sehingga dari tindak pidana tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 7 milyar 310 juta," kata Lulus Mustofa.

Dijelaskan Lulus, bahwa perkara yang membelit tersebut terkait tentang adanya permasalahan dari awal dan pada akhirnya diketahui oleh pihak pers yakni media cetak atau koran.

Dari situ pihak media meminta supaya diperhatikan dengan diajak bekerjasama untuk membuat percetakan dengan melalui beberapa oknum, yang kedepan akan terus ditindak lanjuti. Bahkan dari pengadaan tersebut tidak melalui prosedur lelang, sehingga sudah termasuk perbuatan melawan hukum. Dari uang Rp 1,8 milyar tersebut kemudian dibelikan mesin percetakan dengan kondisi rusak.

Peran mantan bupati trenggalek ini sendiri dikatakan Lulus, ketika ketahuan ada salah, selanjutnya didekati oleh salah satu media ini dengan diupayakan atau ditakut-takuti agar ia memperhatikan lebih lanjut, dengan meminta untuk mengadakan mesin di pdau sebagai percetakan dengan mesin dari pemilik media koran ini.

Soeharto sendiri sebelum ditahan, dititipkan terlebih dahulu di Rutan Kelas II B Trenggalek dan telah dilakukan pemeriksaan sekitar lima jam dengan kondisi sehat. Meskipun sempat membawa alat bantu berjalan, karena juga mengingat kondisi yang sudah sekitar 70 tahun.

Dari tindak pidana tersebut, tersangka disangkakan dengan pasal 2 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp dan pasal 3 junto 55 ayat 1 ke 1 KUHP serta pasal 9 khusus untuk Soeharto ini, dari undang-undang tindak pidana korupsi 3199 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 dengan ancaman pidana penjara seumur hidup dan paling lama 20 tahun, paling singkat 4 tahun dengan denda Rp 200 juta hingga maksimal Rp 100 milyar. (yos)

Berita Terkait


Bos Surabaya Pagi Sempat Depresi Setelah Ditahan

Sempat Sakit, Pemilik Media Surabaya Pagi Resmi Ditahan

Bos Media Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Penyertaan Modal PDAU

Mantan Bupati Trenggalek Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Kasus Korupsi PDAU


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber