Berita Terbaru :
Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro Tutup 3 Hari Akibat Pegawai Positif Covid -19
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
   

Jaksa Tolak Pledoi Ahmad Dhani dan Tetap Pada Tuntutan
Hukum  Selasa, 14-05-2019 | 18:24 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhirnya mengajukan tanggapan atau replik atas nota pembelaan atau pledoi yang diajukan tim penasehat hukum Ahmad Dhani. Dalam repliknya, jaksa menolak pledoi Ahmad Dhani dan tetap pada tuntutan. Sementara penasehat hukum Ahmad Dhani menilai replik jaksa tidak substantif, dan tidak perlu ditanggapi.

Ahmad Dhani kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa siang. Sidang yang digelar di ruang cakra ini beragendakan mendengarkan tanggapan jaksa atau replik atas pledoi yang diajukan kuasa hukum Ahmad Dhani.

Dalam repliknya, jaksa menolak pledoi Ahmad Dhani dan menyatakan tetap pada tuntutannya. Jaksa meminta majelis hakim menyatakan terdakwa Ahmad Dhani bersalah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, sebagaimana diatur dalam pasal 27 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.

Atas replik ini, tim penasehat hukum Ahmad Dhani langsung tidak mengajukan tanggapan tertulis atau duplik. Pasalnya replik yang dibacakan jaksa tidak substantif.

Menurut Aldwin Rahardian, replik jaksa hanya berupa kesimpulan dan tidak menyentuh dalil-dalil. Menurut Aldwin, Ahmad Dhani tidak bisa dijerat dengan pasal 27 ayat 3. Karena pasal tersebut berkaitan dengan keputusan MK nomor 50 yang berdasar pada pasal 310 dan pasal 311 KUHP.

Lantaran penasehat hukum Ahmad Dhani tidak mengajukan duplik, maka agenda persidangan kasus Ahmad Dhani ini akan langsung pembacaan putusan yang akan dibacakan  pada 11 Juni mendatang. (end)

Berita Terkait

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani

Ahmad Dhani Bebas, Dewa 19 Gelar Tur 6 Kota

Ahmad Dhani Bebas Dari Penjara

Dijemput Al El dan Dul, Ahmad Dhani Bebas
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  4 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  14 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  5 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber