Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Marhaban Ya Ramadhan 

Berburu Aneka Tajil Khas Nusantara Hingga Mancanegara
Selasa, 14-05-2019 | 17:55 wib
Oleh : Ainul Khilmiah
Surabaya pojokpitu.com, Memasuki bulan Ramadhan, berburu tajil menjelang berbuka puasa hampir menjadi rutinitas setiap hari. Di salah satu festival kuliner di Surabaya, aneka tajil dari berbagai daerah bisa ditemukan, mulai khas nusantara hingga mancanegara.

Tak lengkap rasanya berbuka puasa tanpa hidangan takjil atau jajanan ringan. Pasar dadakan penjual tajil pun memadati sejumlah tempat khususnya di sore hari. Di Pakuwon City Surabaya, Festival Kuliner Cap Tunjungan, juga turut menyediakan aneka jajanan tajil baik jajanan khas Surabaya, dari luar daerah bahkan hingga mancanegara.

Kuliner khas nusantara yang bida di dapatkan diantaranya seperti bubur gula merah, nasi campur, kue leker, hingga pecel. Sementara untuk jajanan mancanegara, anda bisa mendapatkan pentol korea hingga yakiniku dari jepang.

Tak hanya pengunjung dari Surabaya saja, sejumlah pengunjung dari luar kota ikut antusias berburu tajil dalam festival kuliner yang dikemas dengan karakter khas tempo dulu tersebut. Seperti Putri Astuti, pengunjung asal Jombang yang mengaku terkesan karena aneka ragam makanan yang tersedia.

Menurut Sutandi, pengelola Festival Cap Tunjungan, festival kuliner tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Ramadhan, yang juga sekaligus bertepatan dengan ulang tahun Kota Surabaya.

Jika anda tertarik untuk berburu aneka tajil khas nusantara hingga mancanegara ini, anda perlu mempersiapkan e-money, karena seluruh pembayaran makanan dan minuman di festival kuliner yang satu ini, hanya menerima pembayaran elektronik atau tanpa uang cash. (end)

Berita Terkait


Berburu Aneka Tajil Khas Nusantara Hingga Mancanegara


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber