Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Dindik Jatim Ajukan Negosiasi Agar Peraih Nilai UN Tinggi Tak Hanya 5 Persen
Selasa, 14-05-2019 | 16:54 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Dinas Pendidikan Jatim mengubah kembali aturan PPDB SMA/SMK tahun 2019. Meski belum secara rinci perubahannya, pihaknya akan memfasilitasi peraih nilai UN tinggi agar tak hanya mendapatkan kuota lima persen.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Hudiyono mengakui, saat ini pihaknya akan mengajukan permohonan terkait detail PPDB ke Kementerian Pendidikan. Sebelum juknis PPDB di launching, yakni meminta kelonggaran bagi siswa dengan nilai ujian nasional tinggi agar tak hanya dibatasi sebesar lima persen, atau tak hanya terpatok pada jalur prestasi. Bahkan bisa memilih di dalam dan luar zonasi.

Diakui Hudiyono, Dindik Jatim memang berpedoman pada Permendikbud No. 51 tahun 2018 tentang zonasi. "Tapi jika menggunakan pedoman tersebut seluruhnya, siswa dengan nilai UN tinggi tidak akan terakomodir dengan baik. Sehingga perlu mengajukan modifikasi PPDB tanpa melanggar Permendikbud," kata Hudiyono, Plt Kadindik Jatim.

Hudiyono memastikan, meski ada sedikit perubahan terhadap PPDB SMA-SMK tahun ini, Dindik Jatim memastikan mengakomodir seluruh lulusan SMP sederajat yang ada, sebesar 590.630. "Daya tampung SMA-SMK negeri dan swasta di Jatim lebih banyak 4.000 siswa sehingga perubahan aturan PPDB tak perlu dirisaukan. Rencananya, proses awal PPDB SMA akan dimulai pada 20 Mei mendatang dengan mengambil pin di sekolah tujuan," tambahnya. (end)

Berita Terkait


Dindik Jatim Ajukan Negosiasi Agar Peraih Nilai UN Tinggi Tak Hanya 5 Persen

Naskah UN SMA Dikirim Lebih Awal. Kenapa ya?


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber