Berita Terbaru :
Kedapatan Akan Mudik, Satu Keluarga Asal Sidoarjo Diminta Putar Balik
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Bocah Penjaga Perlintasan Kereta Api
Sosok  Selasa, 14-05-2019 | 02:17 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Memanfaatkan waktu luang untuk membantu keuangan keluarga, seorang bocah di Tulungagung, rela menjadi sukarelawan penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Uang hasil pemberian pengguna jalan yang terkumpul, seluruhnya diberikan pada orang tua, untuk ditabung dan juga keperluan biaya sekolah.

Di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di Desa Gendingan , Kecamatan Kedungwaru , Tulungagung inilah, Dafa Bagus Dwi Saputra , menjadi sukarelawan penjaga perlintasan. Setiap sore bocah berusia 12 tahun ini, memperingatkan para pengendara jika ada kereta yang hendak melintas.

Dafa biasa beraktifitas dari pukul 5 hingga 6 petang, dia menggantikan sukarelawan lain, yang beraktifitas di lokasi tersebut sejak siang hari.

Peran relawan penjaga di perlintasan sebidang tersebut sangat vital, terlebih saat menjelang sore hari, sirine dan lampu peringatan bertenaga surya di lokasi tidak berfungsi. Alat peringatan jika ada kereta yang hendak melintas tersebut tidak berfungsi maksimal, karena baterainya rusak.

Anak kedua dati empat bersaudara ini, dengan cekatan mengatur hilir mudik kendaraan menyeberangi rel kereta. Jika terlihat ada kereta yang hendak melintas, dengan tegas menghentikan seluruh kendaraan.

Aktifitas menjaga perlintasan ini telah dilakukan dafa sejak tiga bulan terakhir. Tidak sedikit, pengguna jalan yang terbantu aksi bocah ini, memberikan uang sekedarnya. Selama satu jam menjaga perlintasan, rata rata dia bisa mengantongi uang antara 10 hingga 30 ribu rupiah.

Perlintasan sebidang sebagai jalur keluar Desa Gendingan ke jalan nasional Tulungagung-Kediri ini cukup ramai. keberadaan sukarelawan dinilai sangat membantu pengguna jalan.

Seluruh hasil uang jerih payahnya tersebut oleh Dafa diberikan kepada ibunya yang juga membuka warung kopi kecil kecilan dirumah untuk di tabung dan biaya sekolah.

Penghasilan keluarga dari ayahnya sebagai tenaga pemungut sampah, dan juga sukarelawan penjaga perlintasan, terbilang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (yos)

Berita Terkait

Banyak Perlintasan Tanpa Palang Pintu Beroperasi di Ngawi

Pemkab Akan Anggarkan Pengadaan 5 Palang Pintu Perlintasan KA

Bocah Penjaga Perlintasan Kereta Api

AWAS ! Terobos Palang Pintu KA, Terancam Pidana Kurungan 3 Bulan
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  12 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  7 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  10 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber