Berita Terbaru :
Manajemen Terus Melakukan Tracing Karyawan PT KTI
Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
   

Rumah Pelaku Bom Surabaya, Dita Oepriarto Masih Utuh
Metropolis  Senin, 13-05-2019 | 18:48 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Berita Video : Rumah Pelaku Bom Surabaya, Dita Oepriarto Masih Utuh
Surabaya pojokpitu.com, Setahun pasca peristiwa bom Surabaya, kondisi rumah pelaku pengeboman Dita Oepriarto dibiarkan tak terawat. Bahkan triplek yang menutupi pagar rumahnya pun mulai rusak.

Terpantau di Perumahan Wonorejo Asri Surabaya, rumah pelaku bom Surabaya Dita Oepriarto masih tertutup dan terkunci. Tersisa garis polisi yang dipasang setahun lalu, namun tak lagi kentara dilihat.

Rumah yang menjadi saksi bisu keluarga pengebom tiga gereja di Surabaya tersebut masih utuh. Pintunya dibiarkan terbuka, tampak sisa pecahan kaca jendela di bagian depan rumah. Ada dua sepeda angin di terasnya, lengkap dengan serpihan debu-debu di lantai.

Korihan, Ketua RT 2 RW 3 Kelurahan Wonorejo mengakui, belum ada ahli waris yang datang untuk membuka dan merenovasi rumah tersebut. "Memang sekitar 5-6 bulan lalu, status hukum rumah tersebut belum selesai. Namun, saat ini kemungkinan besar rumah itu sudah inkrah dan bisa diperjualbelikan, jika memang ahli warisnya menghendaki," tutur Korihan, Ketua RT 2 RW 3 Kelurahan Wonorejo.

Semasa hidup, Dita Oepriarto, pelaku pengeboman di tiga gereja di Surabaya, jarang bergaul, meskipun setiap lima waktu, mengerjakan shalat di musala komplek perumahan. Berbeda dengan istrinya yang sesekali berbaur dengan tetangga saat PKK. Tetangga sama sekali tak menyangka, kasus pengeboman di Surabaya justru didalangi oleh Dita, yang kini telah tewas bersama istri dan keempat anaknya, tepat setahun lalu.(end)



Berita Terkait

Mengenang 1 Tahun Bom Surabaya Deklarasi Lawan Teroris

Rumah Pelaku Bom Surabaya, Dita Oepriarto Masih Utuh

Cerita Ari Setiawan, Korban Selamat Ledakan Bom Gereja di Surabaya

Jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela Maknai Sebagai Peristiwa Iman
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  11 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  11 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  12 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber