Berita Terbaru :
Manajemen Terus Melakukan Tracing Karyawan PT KTI
Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Begini Cara Santri Ngaji di Ruang Isolasi
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
   

Jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela Maknai Sebagai Peristiwa Iman
Metropolis  Senin, 13-05-2019 | 17:00 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Pasca satu tahun terjadi peristiwa terorisme bom di Surabaya, salah satu lokasi kejadian yakni di Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya memaknai kejadian tersebut sebagai peristiwa iman. Selain itu rencananya malam ini akan digelar doa bersama lintas agama, sebagai peringatan satu tahun bom gereja di Surabaya.

Hari ini, satu tahun yang lalu, 13 Mei, hari Minggu pagi, menjadi hari yang mengagetkan bagi warga Kota Surabaya. Kota Surabaya yang dikenal aman, tiba-tiba dikejutkan bom yang meledak di 3 gereja, yakni Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di kawasan Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, serta GPPS di Jalan Arjuno.
 
Menurut FX Ping Teja, salah satu pengurus Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya, peristiwa itu menjadi peristiwa iman, untuk pembelajaran bagi jemaat agar lebih beriman pada Tuhan.

"Tak hanya itu, jemaat gereja juga diajar untuk memaafkan pelaku teroris. Bahkan saat ini kondisi para jemaat gereja sudah pulih seperti sebelum peristiwa bom,"S tutur FX Ping Teja, DPP Kerasulan Umum Gereja Santa Maria Tak Bercela.
 
Kini pasca kejadian teror itu, kondisi bangunan telah direnovasi termasuk pos satpam dan pintu gerbang yang hancur. Namun ada 2 ornamen di dinding bergambar orang suci atau santo, yang rusak terkena ledakan dibiarkan apa adanya tanpa direnovasi. Menurut Ping Teja, ini sesuai instruksi Romo Gereja.
 
Rencananya, malam ini, di Gereja Santa Maria Tak Bercela juga akan digelar peringatan satu tahun bom, yaitu doa bersama bersama para tokoh lintas agama dan pejabat, serta menyalakan lilin bersama.(end)

Berita Terkait

Mengenang 1 Tahun Bom Surabaya Deklarasi Lawan Teroris

Rumah Pelaku Bom Surabaya, Dita Oepriarto Masih Utuh

Cerita Ari Setiawan, Korban Selamat Ledakan Bom Gereja di Surabaya

Jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela Maknai Sebagai Peristiwa Iman
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  11 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  11 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  12 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber