Berita Terbaru :
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idulfitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Gadis Penderita Tuna Netra Hafidz Al-Quran
Sosok  Minggu, 12-05-2019 | 03:10 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Seorang gadis tuna netra asal Kediri belajar membaca dan menghafal Al-Quran di salah satu panti asuhan di Kabupaten Ponorogo. Dengan kesungguhanya, alhasil ia mampu menghafal Al-Quran.

Di Panti Asuhan Aisiyah yang berada di jalan Pramuka, Kelurahan Tonatan, Ponorogo, inilah, Ayu Fajar Lestari setiap hari membaca dan menghafal Al-Quran. Meski mengalami kebutaan sejak lahir, namun tidak menyurutkan semangat gadis kelahiran 18 tahun yang lalu.
 
Bahkan, Ayu Fajar Lestari sempat mengalami batu sandungan saat hendak belajar membaca Al-Quran. Saat itu, ia tidak memiliki Al-Quran braile, termasuk tidak ada satu pun orang yang bisa mengajari putri pertama dari dua bersaudara pasangan suami istri, Muh Rokhim dan Lilik Yulaikah untuk belajar membaca braile.
 
Keinginan gadis asal Kediri untuk belajar membaca Al-Quran menggunakan huruf braile akhirnya terwujud, setelah ia bersekolah di Panti Asuhan Tuna Netra Aisiyah Ponorogo, saat ia berusia lima tahun. Disinilah ia akhirnya mendapat Al-Quran braile, termasuk guru yang mengajarinya untuk hafidz Al-Quran.
 
Sidik Adi Saputro, ustad pendamping, mengatakan, saat usia 12 tahun, Ayu Fajar sudah berhasil mengahafal Al-Quran 30 juz dan berhasil menjuarai berbagai lomba tingkat nasional.

"Bulan April lalu, Ayu Fajar dan keluarganya mendapat hadiah umroh gratis karena kepiawaiannya menghafidz Al-Quran, meski dengan kondisi fisik yang tidak sempurna," kata Sidik Adi Saputro.
 
Ayu Fajar Lestari juga berharap adanya guru pembimbing untuk membaca Al-Quran braile. Sebab sampai saat ini, ia terkadang masih kesulitan membaca Al-Quran braile karena harus belajar dengan cara otodidak. (yos)

Berita Terkait

Gadis Penderita Tuna Netra Hafidz Al-Quran

Penyandang Tuna Netra Dengan Segudang Prestasi

Hafidz Tuna Netra Hafal 30 Juz Diwisuda

Penyandang Tuna Netra Gelar Tadarus Al Quran Huruf Braille
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  11 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  10 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  8 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  8 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber